33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Inventarisasi Pohon, Jadikan Aset Pemkot

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Manajemen pengelolaan pohon di Kota Semarang perlu ditingkatkan. Mengingat sudah banyak korban yang berjatuhan akibat tertimpa pohon tumbang.

Kejadian terakhir menimpa mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Abdul Habib, asal Sumber Agung Kecamatan Megaluh Jombang Jawa Timur. Ia menjadi korban pohon tumbang di daerah Jalan Indraprasta dekat Stasiun Poncol Semarang pada Sabtu (17/12) lalu. Sempat dirawat di RSUP dr Kariadi, namun akhirnya meninggal Jumat (30/12). Ini menambah catatan adanya kejadian pohon tumbang yang mengakibatkan nyawa pengendara terenggut di Kota Semarang.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang Ulfi Imran Basuki mengatakan, pengelolaan maupun perawatan pohon di tepi jalan sejauh ini telah dilakukan secara rutin. Namun demikian, saking banyaknya jumlah pohon di Kota Semarang membuat pihaknya seringkali kewalahan.

”Kami meminta masyarakat agar bisa memberi informasi apabila ada pohon yang kondisinya (membahayakan) untuk melaporkan kepada kami. Kalau layak dipotong ya dipotong. Soalnya kami juga hati-hati,” kata Ulfi, Senin (2/1).

Dikatakannya, pohon-pohon perlu dirapikan agar tidak membahayakan pengendara yang melintas. Selain melakukan pemotongan pohon—bila diperlukan, pihaknya juga melakukan penanaman pohon sebanyak-banyaknya. ”Kami kan juga menanam pohon sebanyak-banyaknya karena kebutuhan lingkungan. Tentunya agar suhu udara terjaga baik. Seringkali ada orang-orang yang asal potong,” katanya.

WASPADA: Pemkot Semarang harus melakukan inventarisir pohon-pohon yang rapuh dan sekiranya membahayakan pengguna jalan. Sebuah pohon di kawasan Banjir Kanal Barat (BKB) tumbang, beberapa waktu lalu. (DOK)
WASPADA: Pemkot Semarang harus melakukan inventarisir pohon-pohon yang rapuh dan sekiranya membahayakan pengguna jalan. Sebuah pohon di kawasan Banjir Kanal Barat (BKB) tumbang, beberapa waktu lalu. (DOK)

Adanya pohon tumbang, kata Ulfi, biasanya dipengaruhi beberapa sebabnya. Paling banyak terjadi karena cuaca ekstrem, misalnya hujan deras disertai angin kencang. ”Atau terkena dampak proyek pembangunan, misalnya akar pohon ada yang terpotong. Sehingga menyebabkan pohon tersebut roboh,” katanya.

Tetapi pada prinsipnya, lanjut Ulfi, pemeliharaan pohon di Kota Semarang dilakukan secara rutin. Namun pihaknya mengakui sejauh ini pendataan jumlah pohon belum maksimal. ”Pendataan pohon baru dimulai 2017 ini. Sudah ada Perda (Peraturan Daerah) baru tentang RTH (Ruang Terbuka Hijau). Sudah kami anggarkan untuk inventarisasi pohon di Kota Semarang. Nanti semua pohon dicatat dan diberi nomor untuk kemudian menjadi aset milik Pemkot Semarang,” katanya.
Maka dari itu, pihaknya mengaku sedang merapikan pohon-pohon di tepi jalanan Kota Semarang agar lebih efektif. ”Manajemen pengelolaan pohon kami lakukan penataan agar lebih baik. Maka 2017 ini kami minta tolong konsultan,” katanya.

Terhadap korban pohon tumbang, lanjut Ulfi, Pemerintah Kota Semarang juga akan memberikan bantuan bersifat tali asih. ”Bantuan diberikan melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Semarang. Sejumlah korban tertimpa pohon yang terjadi beberapa waktu juga mendapatkan bantuan,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang, Iwan Budi Setiawan mengatakan, pihaknya mengimbau apabila ada kejadian pohon tumbang terlebih mengakibatkan korban agar segera dilaporkan ke pihaknya.
”Jadi, setiap korban tertimpa pohon tumbang karena bencana mendapatkan bantuan tali asih dari Pemerintah Kota Semarang. Baik yang meninggal maupun yang luka-luka. Sesuai dengan aturan Perwal (Peraturan Wali Kota) yang baru, nilainya di atas Rp 4 juta,” katanya. (amu/zal/ce1)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

2 Pengunjung Karaoke Positif Narkoba

DEMAK- Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng melakukan razia di sebuah karaoke kawasan jalan lingkar Demak. Dalam kegiatan yang dipimpin penyidik madya BNNP...

KKN Undip Hidupkan Kembali Grup Ketoprak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia di Kampung Jurang Blimbing Kelurahan Tembalang Kecamatan Tembalang berlangsung meriah. Kegiatan yang digabungkan dengan...

DFSK Perluas Diler Pasarkan Glory 580

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kehadiran mobil Sport Utility Vehicle (SUV) DFSK Glory 580 bakal didukung jaringan diler yang diperluas Agen Pemegang Merek (APM) PT Sokonindo Automobile. Saat...

Dua Petani Tersambar Petir

DEMAK - Hujan deras disertai kilatan petir kemarin memakan korban jiwa. Mukhlasin, 50, warga Dukuh Gempol, RT 4 RW 2, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang...

Pemilih A5 Nyoblos Selepas Pukul 12.00

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono memastikan persiapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jateng di Kota Semarang berjalan lancar. Mengenai logistik, secara bertahap...

Belum Ada Standar Tes, Sekolah Favorit Dilema

WONOSOBO—Bagi SD favorit, bak makan buah simalakama saat datang masa pendaftaran siswa baru. Sebab, ketika SD favorit diserbu pendaftar (calon siswa baru), sisi lain...