33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Dua Residivis Kambuhan Dibekuk

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BATANG – Dua residivis kambuhan berhasil dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Batang Kota saat sedang asyik pesta narkoba. Kedua pelaku tersebut sudah melakukan aksi kejahatan pencurian sepeda motor sebanyak 20 kali di wilayah Kota Batang, Warungasem, Kandeman dan Tulis. Bahkan salah satu diantara pelaku sering kali menjebol rumah warga untuk menjalankan aksinya.

Kapolsek Batang Kota AKP Bambang Sugiyanto mengungkapkan, sebelum membekuk kedua pelaku, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang pemuda yang asyik pesta narkoba di rumah seorang warga di Desa Klidang Wetan, Batang. Setelah diselidiki, ternyata keduanya merupakan DPO, yakni Ramadi alias Cicir, 28, warga Baros, Kota Pekalongan DPO kasus pencurian sepeda motor dan Purwanto alias Sengek, 33, warga Yosorejo RT 3/5 Kota Pekalongan, DPO kasus penjambretan.

“Ternyata keduanya adalah DPO yang selama ini dicari polisi, sehingga dari laporan warga tersebut langsung kami tindaklanjuti dengan melakukan penggerebekan,” tutur Bambang didampingi Kanit Reskrim Aiptu Faridin.

Pada saat digerebek, keduanya tidak bisa berkutik. Apalagi di dalam rumah tersebut juga didapatkan satu paket sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok. Selain itu, turut diamankan pula Kurnia Dewi alias Ayu, 24, warga Desa Botekan, Kabupaten Pemalang karena petugas mendapati sebuah ponsel yang merupakan hasil pencurian di wilayah Kota Pekalongan yang dilakukan tersangka Sengek.

Setelah berhasil diamankan, petugas langsung membawa ketiganya ke Mapolsek untuk dimintai keterangan. Dari pengakuan tersangka Cicir, polisi mengamankan 3 unit sepeda motor, yakni dua buah Honda Beat dan satu Kawasaki Ninja. Cicir juga mengaku sudah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 20 kali di wilayah Kecamatan Batang, Warungasem, Kandeman dan Tulis.

Namun polisi tidak percaya begitu saja. Setelah digelandang, Cicir menjual barang hasil curian ke wilayah Kecamatan Blado. Sedangkan Sengek sendiri mengaku pernah menjambret di wilayah Batang dan membobol rumah warga di daerah Pekalongan Kota.

“Kasus ini masih kami kembangkan, karena keduanya merupakan residivis. Untuk Sengek sendiri kita serahkan ke Polresta Pekalongan untuk dikembangkan kasus pencurian rumah, sedangkan untuk Cicir akan diperiksa secara beruntun dari Polsek Warungasem dan Tulis serta Satreskrin Polres Batang,” katanya.

Dari penangkapan keduanya, petugas berhasil mengamankan 3 unit sepeda motor, satu paket hemat sabu, senjata tajam dan beberapa plat nomor dari tempat kos tersangka. Cicir sendiri mengaku jika motor hasil curian dijual dengan harga bervariasi sesuai dengan jenis sepeda motor itu sendiri.

Kapolsek berharap kepada masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor bisa melaporkan ke Polsek Batang agar kasus ini bisa dikembangkan. Karena para tersangka merupakan residivis kambuhan yang sudah berulang kali masuk penjara.

“Kami koordinasi dengan Polres Batang dan Pekalongan Kota untuk pengembangan kasus ini, diharapkan kasus yang sudah dilakukan keduanya bisa terungkap,” tandas AKP Bambang. (mg20/ric)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kurang Albumin, Tumbuh Kembang Anak Tak Optimal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kandungan albumin yang ada di dalam ikan gabus ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Bahkan menurut riset, kandungan albumin dalam ikan...

580 Penggalang Berlaga di Jamcab

WONOSOBO - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Wonosobo menggelar Jambore Pramuka SD/MI (Jamcab). Kegiatan ini diadakan di lapangan SMPN I Selomerto di Desa Plobangan. Menurut panitia...

Kholiq Pukul Pakai Paving, Iwan Tusuk 14 Kali

UNGARAN – Petugas Polres Semarang berhasil membekuk dua pelaku pembunuhan sadis terhadap Mustaqim, 30, warga Dusun Galeh, Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang. Kedua...

Saatnya Masuk Mapolda Serasa di Mal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Gedung baru Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah telah sah beroperasi untuk melayani masyarakat setelah diresmikan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian,...

Siapkan Banana Boat di Wadaslintang

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Pemerintah Desa Kumejing Kecamatan Wadaslintang terus meningkatkan sarana layanan wisata. Desa yang berada di tepi Waduk Wadaslintang itu telah dilengkapi beberapa...

Boarding School Penguat Karakter Peserta Didik

RADARSEMARANG.COM - PENDIDIKAN Nasional sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban...