31 C
Semarang
Selasa, 18 Mei 2021

2017 Fokus Infrastruktur Pariwisata

SEMARANG – Di 2017 ini, Pemprov Jateng akan fokus menggarap pengentasan kemiskinan dan infrastruktur pariwisata. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjelaskan, penanggulangan kemiskinan, terutama di desa-desa, akan menjadi prioritas kerjanya sepanjang tahun ini.

”Desa-desa akan diberi bantuan agar lebih cepat tumbuh. Kami juga akan memberikan pedoman-pedoman kepada semua bupati dan kades agar transparan, akuntabel, dan partisipatif,” tegasnya.

Menggarap desa, lanjutnya, tidak luput dari pertanian. Karena itu, dia mencoba menggenjot program Kartu Tani untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran. Program tersebut dilakukan karena sejak awal pemerintahan Ganjar-Heru petani seringkali mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi. ”Di balik Kartu Tani itu bukan cerita ada kartunya, tetapi basis datanya. Ternyata sulit mengajak orang agar mau didata luasan sawahnya, siapa pemiliknya, ditanami apa,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI ini juga akan mengakselerasi sejumah program yang telah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Salah satunya infrastruktur pariwisata. Menurutnya, pariwisata bisa tumbuh menjadi ekonomi kreatif.

Ganjar mencontohkan, objek wisata Sangiran perlu dieksplorasi, sehingga wisatawan datang tidak hanya melihat kondisi destinasinya saja. Tapi juga ada permainan dan kuliner yang unik. Dengan demikian, target jumlah wisatawan bisa tercapai.

Pengerjaan infrastruktur pariwisata ini tidak lepas dari sinergi dengan pemerintah pusat. Terutama terkait pembangunan bandara. Menurut Ganjar, renovasi atau pembangunan bandar udara dapat membuka akses yang lebih luas bagi para wisatawan untuk mengeksploitasi objek-objek wisata unggulan di Jateng.

Dia mengakui, tahun ini, infrastruktur sudah bukan prioritas. Anggaran dalam APBD 2017 untuk membangun jalan dan jembatan pun dikurangi. Meski begitu, gubernur berambut putih ini berjanji akan tetap menuntaskan perbaikan jalan provinsi yang sudah hampir 100 persen. ”Tinggal jalan kabupaten/kota yang sekarang kami dorong,” tegasnya. (amh/ric/ce1)

Latest news

Related news