31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Parkir Bonbin Meluap, Jalan Macet Parah

SEMARANG – Meski liburan akhir tahun hampir berakhir, sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan yang cukup panjang. Terutama di pusat oleh-oleh Jalan Pandanaran, dan Jalan Pantura – Kendal, tepatnya di depan Taman Margasatwa Semarang atau Bonbin Mangkang. Kemacetan ini terjadi lantaran banyaknya mobil wisatawan yang diparkir di pinggir jalan. Sebab tempat parkir yang disediakan tidak bisa menampung banyaknya kendaraan pengunjung.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kemacetan parah terjadi di Jalan Pantura – Kendal. Titik macet kendaraan dari arah timur ke barat, terjadi lantaran banyaknya wisatawan yang memarkir mobilnya di pinggir jalan. Bahkan ekor kemacetan sampai ke pertigaan Pasar Jrakah yang membuat perjalanan dari keluar exit tol Krapyak ke Kendal memakan waktu hingga 2 jam lebih.

Kepala UPTD, Bonbin Mangkang, Kusyanto membeberkan pada libur tahun baru Minggu (1/1), tercatat ada sekitar 25 ribu pengunjung yang datang. Jumlah pengunjung tahun ini paling besar dibandingkan libur tahun baru, dua tahun lalu yang mencapai angka 21 ribu pengunjung.

Dengan besaran angka pengunjung di Bonbin Mangkang, lanjut Kusyanto, luasan tempat parkir memang tidak bisa menampung semua kendaraan wisatawan yang biasanya berasal dari luar kota. Ditambah lagi, para wisawatan ini mayoritas menggunakan kendaraan pribadi sehingga membuat lahan parkir menjadi overload. ”Lahan parkir memang tidak akan bisa menampung. Bahkan ketika pengunjung mencapai angka 15 ribu pun parkiran yang ada sudah meluap sampai ke pinggir jalan hingga menyebabkan kemacetan,” tuturnya.

Kusyanto mengaku, saat ini pihak UPTD terus melakukan evaluasi, terutama dari sisi lahan parkir. Terlebih lagi, letak Bonbin Mangkang memang berada di jalur utama Pantura Semarang – Kendal yang merupakan jalur vital antar kota antar provinsi.

Waluyo, salah satu pengunjung mengaku terpaksa memarkir mobilnya di bahu jalan lantaran tidak mendapatkan lahan parkir di sekitar area bonbin. ”Katanya tadi parkirannya penuh, terus diarahkan parkir di luar area kebun binatang yang letaknya di pinggir jalan,” ucapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang, Agus Harmunanto menjelaskan jika pihaknya sudah menyiapkan berbagai cara untuk mengantisipasi kemacaten di Semarang. Salah satunya dengan membuat kantong parkir di sekitar Jalan Pandanaran, ataupun Bonbin Mangkang. Namun karena animo masyarakat atau pengunjung sangat besar, membuat kantong-kantong parkir yang disediakan tidak mencukupi. (den/ric/ce1)

Latest news

Related news