31 C
Semarang
Sabtu, 15 Mei 2021

Minimalisir Polusi, Tanam Glodogan Pecut

SEMARANG – Warga di wilayah RT 7 RW II Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Tugu resah dengan adanya polusi udara yang mencemari lingkungan dari pabrik besi baja PT Ria Sarana Putra Jaya. Akibat pencemaran tersebut, warga banyak yang mengalami sakit seperti batuk-batuk dan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

”Banyak warga terutama anak-anak yang sakit batuk bahkan kalau dibiarkan bisa membahayakan dan warga bisa terkena ISPA. Selain itu, banyak rumah milik warga yang kotor,” ungkap Ketua RT 7 RW II, Haryono.

Lebih lanjut Haryono mengatakan, warga bersama dengan Muspika kecamatan menanam pohon Glodogan Tiang Pecut yang berjumlah 100 dengan pupuk 50 karung. Hal itu dilakukan untuk mengurangi polusi udara.

”Dengan adanya pohon itu maka dapat mengurangi polusi udara dan sampai saat ini masih ada polusi yakni asap yang pekat dan kejadian ini sudah berlangsung selama 10 tahun,” katanya.

Selain dilakukan penghijauan, warga juga ingin bertemu dengan pihak manajemen pabrik agar polusi diminimalisir. ”Sehingga kalau itu dijalankan maka warga tidak akan melakukan demo dan mengerahkan massa,” imbuhnya.

Untuk polusi yang dihasilkan oleh pabrik, katanya tidak mesti dalam kondisi tertentu bisa mengeluarkan asap pekat tetapi kadang tidak ada. Bahkan dari BLH Kota Semarang sendiri selama ini belum melakukan koordinasi dengan warga. ”Tetapi kalau kunjungan ke pabrik saya tidak tahu tetapi kalau mendatangi warga untuk mengetes polusi itu belum pernah dilakukan,” paparnya.

Camat Tugu Yenuarso mengatakan sebelumnya karena polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik maka pihaknya melakukan mediasi antara warga dengan pabrik. Hasilnya warga meminta dibuatkan sabuk hijau.

”Sehingga hari ini warga besama dengan dibantu oleh petugas Koramil Tugu serta Polsek Tugu dan kecamatan menanam tanaman Glodogan Tiang Pecut yang merupakan tanaman pelindung yang kuat,” katanya.

Sementara itu Kepala Bagian Personalia PT Ria Sarana Putra Jaya, Priyono mengatakan bahwa itu bukan kompensasi untuk menangani asap. Tetapi akar permasalahannya di perusahaan ini adalah masalah asap yang harus diatasi. (hid/ric/ce1)

Latest news

Related news