33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Tebusan Pajak Jateng Capai Rp 7,83 T

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG- Capaian uang tebusan amnesti pajak yang berhasil dihimpun Kantor Wilayah Direktorat Pajak (DJP) Jawa Tengah I pada akhir 2016 ini mencapai angka sebesar Rp 7,83 triliun.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah DPJ Jawa Tengah I, Dasto Ledyanto, mengatakan, jika uang tebusan yang dicapai saat ini rinciannya berasal dari dana amanesti pajak periode pertama sebesar Rp 7,62 triliun dan periode kedua sampai 29 Desember sebesar Rp 204 miliar.

“Dengan tambahan uang tebusan, realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Jateng I dari awal tahun 2016 sampai 29 Desember mencapai Rp 29,5 triliun,” bebernya, kemarin.

Ia mengungkapkan, capaian realisasi tersebut berkisar 90 persen jika dibandingkan target awal tahun yang mancapai angka Rp 32,81 triliun. Sementara secara nasional target pajak di tahun ini sebesar Rp 1,355 triliun. “Sampai saat ini realisasinya mencapai Rp 1,090 triliun atau setara dengan 80,48 persen,” jelasnya.

Penurunan uang tebusan pada periode pertama, lanjut dia, mengalami penurunan karena uang tebusan pada program amnesti pajak periode pertama sebesar 2 persen. Sedangkan pada periode kedua ini meningkat menjadi 3 persen.

“Hal ini tidak lepas dari banyaknya wajib pajak (WP) yang lebih memilih memanfaatkan amnesti pajak tahap pertama, di mana besaran uang tebusan lebih rendah dibandingkan pada tahap kedua,” bebernya.

Wajib pajak UMKM pada periode pertama sendiri tercatat sebanyak 3.491, sementara di periode kedua hingga tanggal 29 Desember 2016 naik menjadi 7.372 WP. Untuk periode ketiga mendatang, perkirakan potensi UMKM di periode ketiga amnesti pajak ada 37 ribu WP dan 11 ribu, sehingga kurang lebih 26 ribu WP yang akan terus dilakukan sosialisasi untuk bisa ikut amnesti pajak sampai Maret 2017 mendatang.

“Kalau WP UKM dengan omzet maksimal Rp 4,8 miliar tarifnya flat dari periode awal hingga akhir nanti hanya 0,5 persen. Jadi, mereka tidak harus memanfaatkan periode kedua ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk total harta yang dideklarasikan untuk Kanwil DJP Jateng I dari periode pertama hingga tanggal 29 Desember 2016 sebesar Rp 344 triliun. “ Rinciannya, untuk harta repatriasi sebesar Rp 21 triliun, harta terungkap yang masih di luar negeri sebesar Rp56 triliun, dan harta terungkap yang ada di dalam negeri sebesar Rp 267 triliun,” jelasnya. (den/aro)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pejabat Diwarning Gratifikasi

WONOSOBO--Sebanyak 90 pejabat di lingkungan Pemkab Wonosobo diperingatkan soal gratifikasi. Yakni, terkait pedoman pengendalian gratifikasi serta batasan gratifikasi. Hal itu terungkap saat sosialisasi aplikasi...

Terus Gali Potensi Desa

BANCAK – Desa Rejosari Kecamatan Bancak akan terus menggali potensi yang ada di Desanya. Dengan demikian, potensi yang ada akan dikembangkan sehingga bisa memberikan manfaat...

Bawaslu Ingin Netizen Ambil Peran Awasi Pilkada

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah gencarkan kampanye berperilaku baik di media sosial (medsos) atau internet. Pihaknya menyadari bahwa peran medsos...

Bentuk Panitia Penggalangan Dana Persik

KENDAL - Tak ingin kehilangan simpati dari pengusaha, warga Kendal maupun suporter, serta manajemen Persik Kendal bersama Pemkab Kendal mulai membentuk kepanitiaan penggalangan dana....

Fokus Hadapi Green Force

SEMARANG – Setelah melakoni laga uji coba versus Persik Kendal akhir pekan lalu, tim PSIS Semarang rencananya akan kembali melakoni laga uji coba versus...

Bapak-Anak Pelaku Pembunuhan Menyerahkan Diri

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Bapak dan anak, Trimo alias Datuk (57) dan Wisnu Widianto (27) alias Wiwid warga  Kecamatan Suruh, yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap...