Bandara Ahmad Yani Waspada Virus Zika

305
WASPADA ZIKA: Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) saat melakukan pemeriksaan setiap penumpang Silk Air dari Singapura dengan menggunakan thermal scanner di Bandara Internasional Ahmad Yani, kemarin. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
WASPADA ZIKA: Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) saat melakukan pemeriksaan setiap penumpang Silk Air dari Singapura dengan menggunakan thermal scanner di Bandara Internasional Ahmad Yani, kemarin. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
WASPADA ZIKA: Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) saat melakukan pemeriksaan setiap penumpang Silk Air dari Singapura dengan menggunakan thermal scanner di Bandara Internasional Ahmad Yani, kemarin. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
WASPADA ZIKA: Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) saat melakukan pemeriksaan setiap penumpang Silk Air dari Singapura dengan menggunakan thermal scanner di Bandara Internasional Ahmad Yani, kemarin. (ADITYO DWI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang menetapkan kewaspadaannya terhadap isu merebaknya virus Zika dari Singapura. Sejumlah penumpang pesawat dari Singapura yang turun di Semarang, mulai Rabu (31/8) dilakukan pemeriksaan suhu tubuhnya oleh petugas, apakah membawa virus yang mematikan tersebut atau tidak.

Communication & Legal Section Head Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Dian Permata Sari, mengatakan, pihak bandara bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Seluruh penumpang penerbangan dari Singapura, baik Silk Air yang landing pada pukul 15.00 dan Air Asia pada pukul 15.30 diberlakukan early warning system.

”Kami lakukan pengecekan suhu tubuh pada setiap orang yang datang dari Singapura, untuk mencegah masuknya virus Zika. Penumpang akan diberikan kartu kuning kesehatan, untuk memantau kondisi tubuhnya,” katanya.

Menurutnya, penerbangan dari dan menuju Singapura di Bandara Ahmad Yani hanya tiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Namun begitu, merebaknya virus Zika di Singapura sejauh ini tidak memengaruhi okupansi dan jadwal penerbangan. ”Jadwal penerbangan menuju Singapura masih relatif normal,” ungkapnya.

Dari pantauan di Bandara Ahmad Yani, Rabu (31/8), ratusan penumpang pesawat Silk Air dan Air Asia dari Singapura dilakukan pemeriksaan oleh KKP Semarang dengan menggunakan thermal scanner (alat pendeteksi panas tubuh manusia, Red). Pemeriksaan dilakukan secara masal, karena alat tersebut mampu mendeteksi suhu tubuh setiap orang yang melewati sensor infrared yang dipasang.

Setelah para penumpang melewati sensor, data panas tubuh setiap penumpang langsung bisa ditangkap di layar monitor yang diawasi secara ketat oleh petugas. Alat itu sudah di-setting untuk mendeteksi suhu tubuh di atas 38 derajat celcius.