Kemampuannya melukis tangan itu akhirnya terdengar ke salah satu komunitas henna di kampus. Nama Yuni pun semakin dikenal. Dia juga mulai pasang tarif setiap kali melukis tangan. ”Tak mahal mulai dari 5 K (Rp 5 ribu) hingga 15 K (Rp 15 ribu) kategori henna fun, dan mulai 25 K (Rp 25 ribu) pada tangan calon pengantin,” ujarnya.

Untuk mengasah kemampuannya, Yuni bergabung di Komunitas Zaqraf Henna yang kebetulan ketuanya adalah alumni UIN Walisongo Semarang. ”Meski belum banyak orderan, namun saya puas bisa berbagi karya dengan yang lainnya. Saya harap, henna ke depan bisa lebih mendapat tempat di kalangan kaum hawa,” harapnya. (mg9/aro/ce1)