BEJAT: Ketiga pelaku saat digelandang aparat Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEJAT: Ketiga pelaku saat digelandang aparat Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEJAT: Ketiga pelaku saat digelandang aparat Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEJAT: Ketiga pelaku saat digelandang aparat Polrestabes Semarang, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tiga warga Godong, Grobogan terpaksa diamankan aparat Polrestabes Semarang lantaran membawa kabur seorang gadis berinisial NWA, 18, warga Kebonharjo Semarang Utara. Tak hanya itu, diduga mereka juga menyekap dan mencabuli korban.

Ketiga pelaku adalah Zaini, 40; Suprihanto, 60, dan Juhari, 34, semuanya warga Kampung Manggar Wetan, Godong, Grobogan. Mereka diringkus aparat di daerah Sukolilo, Pati, Senin (15/8) sekitar pukul 05.00 kemarin.

Penangkapan ketiga pelaku berawal dari laporan keluarga korban ke SPKT Polrestabes Semarang. Ibu korban, WS, melaporkan kalau putrinya pergi bersama S sejak 31 Juli 2016 sekitar pukul 17.00 lalu. S diketahui tetangga korban sendiri.

Nah, entah bagaimana ceritanya, saat itu korban ditinggal sendirian di Jalan Kaligawe Raya, tepatnya di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung sekitar pukul 17.00. Melihat korban sendiri, pelaku utama, Zaini, yang kebetulan berada di lokasi kemudian menghampiri dan mengajak ngobrol. Saat itu, pelaku mengajak korban jalan-jalan. Ternyata korban tak menolak. Zaini lantas menghubungi salah satu rekannya, Supriyanto, agar dicarikan mobil rental.

“Saya yang nyarikan mobil rental, dan disuruh jemput di depan RSI Sultan Agung. Lalu saya sewakan mobil milik bos saya. Keduanya saya jemput,” ungkap Supriyanto di Mapolrestabes Semarang, Senin (15/8) sore kemarin.