Dispendikpora Akui Kecolongan, Penerimaan 27 Siswa di Luar PPDB

602
HARAPAN BANGSA: Sesuai aturan, pelajar putih abu-abu di Karanganyar harus mengikuti prosedur PPDB. (DI PRASETYAWAN/RADAR KARANGANYAR)
HARAPAN BANGSA: Sesuai aturan, pelajar putih abu-abu di Karanganyar harus mengikuti prosedur PPDB. (DI PRASETYAWAN/RADAR KARANGANYAR)
 HARAPAN BANGSA: Sesuai aturan, pelajar putih abu-abu di Karanganyar harus mengikuti prosedur PPDB. (DI PRASETYAWAN/RADAR KARANGANYAR)

HARAPAN BANGSA: Sesuai aturan, pelajar putih abu-abu di Karanganyar harus mengikuti prosedur PPDB. (DI PRASETYAWAN/RADAR KARANGANYAR)

KOTA – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispendikpora) Karanganyar mengakui kecolongan dengan penerimaan 27 siswa didik baru di SMKN Jumantono pasca-masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) usai. Dinas mengklaim telah menegur keras sekolah yang bersangkutan.

Sekretaris Dispendikpora Karanganyar Agus Hariyanto mengatakan, dari hasil klarifikasi diketahui jika alasan sekolah menerima siswa didik di luar PPDB karena ada desakan dari masyarakat setempat. Sebanyak 27 siswa tersebut termasuk dari keluarga miskin. Hal itu ditunjukkan dengan kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang juga diperlihatkan pemerintah desa setempat.

”Jadi, warga khawatir jika mereka tidak diterima di sekolah ini (SMK negeri), akan putus sekolah. Karena SMKN Jumantono ini memang sekolah terdekat dengan tempat tinggal ke-27 siswa tersebut,” kata Agus kemarin (10/8).

Dia mengakui langkah yang dilakukan kepala SMKN Jumantono itu menyalahi prosedur. Seharusnya, sekolah melapor terlebih dulu sebelum menerima siswa didik di luar PPDB. ”Kepala sekolah sudah kami tegur keras. Seharusnya berkoordinasi dulu dengan dinas,” terang Agus.

Kasus serupa juga terjadi di Kecamatan Mojogedang. Sebanyak 38 siswa yang tidak diterima di SMAN Mojogedang mendesak agar tetap diterima di sekolah tersebut. Mereka sempat mengadu ke DPRD pekan lalu untuk meminta anaknya diterima di sekolah. Terkait hal itu, Dispendikpora sudah meminta klarifikasi ke pihak sekolah.