PERAMPOK JALANAN: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha, menunjukkan barang bukti saat gelar perkara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERAMPOK JALANAN: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha, menunjukkan barang bukti saat gelar perkara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PERAMPOK JALANAN: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha, menunjukkan barang bukti saat gelar perkara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PERAMPOK JALANAN: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha, menunjukkan barang bukti saat gelar perkara, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan di jalanan masih marak terjadi. Kali ini, sebuah truk diesel bermuatan telur senilai Rp 1 miliar dirampok komplotan penjahat bersenjata api (senpi). Beruntung, lima dari enam pelaku berhasil dibekuk selang tiga hari setelah beraksi. Sedangkan satu pelaku masih buron.

Kelima pelaku masing-masing bernama Dedi Hermawan dan Hendra Rais Wasiliyo alias Bambang, keduanya warga Desa Giri Kelopo Mulya, Lampung Timur. Keduanya dibekuk di depan Mapolres Kendal, Selasa (28/6) sekitar pukul 20.00 lalu. 

Pelaku lainnya, Rudi Warnoto alias Noto dan Nurhidayat alias Dayat, juga warga Desa Giri Kelopo Mulya, Lampung Timur. Keduanya dibekuk di jalan Lingkar Kudus saat berada di dalam bus hendak pulang ke Lampung, Rabu (29/6) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Dua pelaku lain, Teguh Sulistiyo dan Suyono, keduanya warga Kelurahan Degan, Winong, Pati. Keduanya tak berkutik dibekuk di dalam rumah masing-masing, Rabu (29/6) sekitar pukul 12.00 dan 15.00. Satu pelaku bernama Glending alias Pak Ding, warga Malang masih dalam pengejaran petugas. 

Peristiwa perampasan terjadi saat truk bernopol AG 8667 UR disopiri Nurkholis alias Nur didampingi kernetnya Agus Riyanto alias Kampek melintas di Jalan Raya Randuacir Salatiga, Minggu (26/6) sekitar pukul 04.00 dini hari lalu. Rupanya, truk bermuatan telur dari arah Semarang menuju Boyolali itu telah dibuntuti tujuh penjahat menggunakan mobil APV warna merah bernopol BE 2853 TD. Sampai di lokasi kejadian, komplotan pelaku langsung menyalip dan menghadang truk korban. Bahkan salah satu pelaku bernama Noto menondongkan senjata api rakitan jenis revolver ke arah korban hingga tak berkutik.