GAGAL MENANG: Bomber PSIS, Johan Yoga Utama, ketika gagal memanfaatkan peluang menjadi gol di laga menjamu Persip Pekalongan, Minggu (12/6) malam. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GAGAL MENANG: Bomber PSIS, Johan Yoga Utama, ketika gagal memanfaatkan peluang menjadi gol di laga menjamu Persip Pekalongan, Minggu (12/6) malam. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GAGAL MENANG: Bomber PSIS, Johan Yoga Utama, ketika gagal memanfaatkan peluang menjadi gol di laga menjamu Persip Pekalongan, Minggu (12/6) malam. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GAGAL MENANG: Bomber PSIS, Johan Yoga Utama, ketika gagal memanfaatkan peluang menjadi gol di laga menjamu Persip Pekalongan, Minggu (12/6) malam. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Tim PSIS Semarang akhirnya mendapatkan lawan sepadan. Tim berjuluk Mahesa Jenar itu dibuat kerepotan hingga harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Persip Pekalongan dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (12/6) malam kemarin.

Laga dengan tempo tinggi sebenarnya mampu ditunjukkan kedua tim sejak kick-off. Tim tuan rumah yang sedikit mengubah komposisi pemain mereka dengan memasukkan gelandang Wage Dwi Aryo dan kapten Fauzan Fajri sebagai starter mampu tampil percaya diri.

Hasilnya, Mahesa Jenar langsung unggul cepat 1-0 melalui gol Feri Ariawan yang dicetak di menit ke-2. Beberapa peluang sebenarnya mampu diciptakan PSIS, namun skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tim tamu mampu tampil mengejutkan. Dominasi lini tengah yang mengandalkan bola pendek dan kecepatan para pemain, seperti Rizky, Iwan Wahyudi dan Arif Yanggi tampil cukup impresif.

Permainan tim berjuluk Laskar Kalong itu semakin menjadi ketika di menit ke-85 bomber PSIS, Hari Nur Yulianto diusir keluar wasit lantaran mendapatkan dua kartu kuning. Unggul jumlah pemain membuat kepercayaan diri Persip meningkat.