PENUH : Kawasan Alun-alun Kota Pekalongan yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan modern merupakan lokasi kantong parkir utama di Pekalongan dengan retribusi cukup besar. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
PENUH : Kawasan Alun-alun Kota Pekalongan yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan modern merupakan lokasi kantong parkir utama di Pekalongan dengan retribusi cukup besar. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
PENUH : Kawasan Alun-alun Kota Pekalongan yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan modern merupakan lokasi kantong parkir utama di Pekalongan dengan retribusi cukup besar. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
PENUH : Kawasan Alun-alun Kota Pekalongan yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan modern merupakan lokasi kantong parkir utama di Pekalongan dengan retribusi cukup besar. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN – Tarif parkir di Kota Pekalongan resmi dinaikkan usai Raperda pengganti Perda nomor 21 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (30/5).

Raperda yang pembahasannya sempat diperpanjang tersebut, juga menyertakan sejumlah perubahan dari draf Raperda yang sebelumnya sudah disusun. Ketua Pansus II DPRD, Nusron menjelaskan, selama perpanjangan masa pembahasan Raperda tersebut ada sejumlah perubahan. Yang paling menonjol adalah mengenai tarif.

Dalam keputusan tersebut, dengan rincian kenaikan retribusi parkir di tepi jalan umum meliputi tarif kendaraan roda dua yang tadinya Rp500 menjadi Rp 1.000, tarif kendaraan roda tiga yang tadinya tidak ada kini menjadi Rp 1.000, kemudian untuk kendaraan roda empat yang tadinya Rp 1.000 naik menjadi Rp 2.000 dan untuk kendaraan roda lebih dari empat Rp 15.000.

“Dalam draf sebelumnya, tarif parkir yang direncanakan dinilai terlalu tinggi. Walaupun sebenarnya semangatnya adalah peningkatan pelayanan. Akhirnya rencana tarif kami ubah,” terang Nusron usai rapat paripurna.

Ia juga menambahkan untuk tarif yang bersifat insidentil berbeda dengan tarif biasanya. Seperti ada keramaian pada event tertentu. Sehingga untuk tarif kendaraan roda dua bisa Rp 2.000, roda empat Rp 3.000 dan untuk kendaraan lebih dari roda empat Rp15.000 ke atas.