KREATIF: Sekda Jateng Sri Puryono saat berdialog dengan Sielviana Sholikah dan Natasha Salsabella, pembuat permen dari rumput teki. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Sekda Jateng Sri Puryono saat berdialog dengan Sielviana Sholikah dan Natasha Salsabella, pembuat permen dari rumput teki. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Sekda Jateng Sri Puryono saat berdialog dengan Sielviana Sholikah dan Natasha Salsabella, pembuat permen dari rumput teki. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF: Sekda Jateng Sri Puryono saat berdialog dengan Sielviana Sholikah dan Natasha Salsabella, pembuat permen dari rumput teki. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Rumput teki biasanya hanya untuk makan hewan ternak. Namun di tangan dua siswi kelas XI SMK Citra Medika Sragen ini, rumput liar ini bisa disulap menjadi permen yang diklaim berkhasiat meredakan nyeri haid. Seperti apa?

AJIE MAHENDRA

DUA siswi kreatif itu adalah Sielviana Sholikah dan Natasha Salsabella. Keduanya mengaku terinspirasi membuat permen dari rumput teki ini berawal dari rasa tersiksa setiap kali datang bulan (menstruasi, Red). Nyeri yang kadang tak tertahankan itu kerap mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Bahkan saat nyeri menyerang di sekolah, materi pembelajaran yang disampaikan guru lewat di telinga begitu saja. Tidak ada yang bisa diserap.

Bermula dari itu, keduanya tercetus untuk membuat obat pereda nyeri haid tanpa bahan kimia. Sebab, obat-obatan pereda nyeri haid yang beredar selama ini hampir semuanya mengandung bahan kimia. Sehingga kalau dikonsumsi terus-menerus, bisa membebani beberapa organ penting.

”Akhirnya, kami mikir untuk bisa membuat obatnya dari bahan-bahan alami,” kata Natasha Salsabella saat Diseminasi Hasil Kreasi dan Inovasi Masyarakat di Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Jateng Jalan Imam Bonjol Semarang, Rabu (25/5).

Dari pelajaran Farmakognosi tentang obat dari tumbuhan yang didapat di sekolah, keduanya lantas memilih tumbuhan liar bernama rumput teki untuk dijadikan permen. Sebab, rumput teki mempunyai kandungan ampuh meredakan nyeri, terutama untuk wanita haid. Kandungan flavonoid di rumput teki, kata dia, merupakan zat yang mampu menghambat siklooksigenase, sehingga dapat menurunkan sel radang nyeri.