Ratusan Siswa Kampanye Kreatif Anti Narkoba

185
KREATIF : Ratusan siswa melakukan kampanye kreatif anti nakorba dengan membuat yel-yel dan orasi anti narkoba di Pendopo, Pemkab Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF : Ratusan siswa melakukan kampanye kreatif anti nakorba dengan membuat yel-yel dan orasi anti narkoba di Pendopo, Pemkab Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF : Ratusan siswa melakukan kampanye kreatif anti nakorba dengan membuat yel-yel dan orasi anti narkoba di Pendopo, Pemkab Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KREATIF : Ratusan siswa melakukan kampanye kreatif anti nakorba dengan membuat yel-yel dan orasi anti narkoba di Pendopo, Pemkab Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Ratusan siswa dari berbagai SMA sederajat di Kendal memeriahkan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2016 yang dihelat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendal. Masing-masing perwakilan sekolah menampilkan yel-yel dan orasi anti narkoba secara bergantian. Selain itu, para siswa berdandan semenarik mungkin dan memperagakan yel-yelnya penuh semangat. Yel-yel dan orasi anti narkoba tersebut memang oleh BNN digelar sebagai kampanye kreatif anti narkoba di kalangan pelajar.

Kepala BNN Kendal, Teguh Budi Santoso, mengungkapkan bahwa sasaran kampanye kreatif anti narkoba memang untuk kalangan siswa sendiri, agar mudah dipahami dan diingat kalangan pelajar. “Peserta berasal dari 10 SMA/SMK yang tersebar di Kabupaten Kendal. Acaranya lomba yel-yel, orasi, dan puncaknya menuju sang juara. Total jumlah peserta ada 350 siswa,” katanya, Kamis (19/5) kemarin.

Dari ratusan peserta tersebut, akan dipilih satu peserta yang mampu menjawab seluruh pertanyaan panitia dengan baik dan benar sebagai sang juara anti narkoba. “Harapan kami, dengan kegiatan ini, para pelajar maupun generasi penerus bangsa di Kendal, paham dan mampu menolak ajakan mengonsumsi narkoba,” paparnya.

Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, Susanto mengatakan pecandu atau penyalahguna narkoba di kalangan mahasiswa dan pelajar di Jawa Tengah angkanya cukup tinggi. Berdasarkan data BNNP Jateng, jumlah pecandu narkoba di kalangan pelajar/mahasiswa sekitar 22,32 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here