Nelayan Masih Kesulitan Akses Perbankan

OJK Prakarsai Program Jaring

149
JARING OJK : Menko PMK, Puan Maharani saat menanyai satu persatu istri nelayan terkait dengan usaha mereka di sela gelaran Program Jaring OJK di Pelabuhn Morodemak, Bonang, Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JARING OJK : Menko PMK, Puan Maharani saat menanyai satu persatu istri nelayan terkait dengan usaha mereka di sela gelaran Program Jaring OJK di Pelabuhn Morodemak, Bonang, Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JARING OJK : Menko PMK, Puan Maharani saat menanyai satu persatu istri nelayan terkait dengan usaha mereka di sela gelaran Program Jaring OJK di Pelabuhn Morodemak, Bonang, Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JARING OJK : Menko PMK, Puan Maharani saat menanyai satu persatu istri nelayan terkait dengan usaha mereka di sela gelaran Program Jaring OJK di Pelabuhn Morodemak, Bonang, Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Nelayan hingga kini masih kesulitan mengakses modal usaha di perbankan. Akibatnya, usaha nelayan tidak dapat tumbuh maksimal. Karena itulah, otoritas jasa keuangan (OJK) memprakarsai program Jaring (jangkau, sinergi dan guideline) di Pelabuhan Morodemak, Kecamatan Bonang, Demak, Rabu (12/5) kemarin.

Gelaran Jaring tersebut dihadiri langsung oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, Wagub Jateng Heru Sudjatmoko, Bupati Demak HM Natsir, Wabup Joko Sutanto, Wali Kota Semarang Hedrar Prihadi dan pimpinan perbankan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan bahwa kini sudah ada 16 bank yang ikut program jaring tersebut. Menurutnya, realisasi kredit jaring hingga Desember 2015 mencapai Rp 6,69 triliun (124,5 persen) dari target Rp 5,37 triliun.

“Dengan tambahnya 8 bank pada 2016 ini, maka total target penyaluran kredit ke sektor kelautan dan perikanan sebesar Rp 9,2 triliun (24,2 persen) dibanding realisasi kredit 2015. Sedangkan, secara menyeluruh, penyaluran kredit sektor kemaritiman hingga akhir 2015 mencapai Rp 97,8 triliun dan sektor kelautan dan perikanan mencapai Rp 21,4 triliun.

1
2
3
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here