SIAP DITEMPATI : Tempat relokasi pedagang Pasar Wonopolo telah jadi, namun pasar ini tak mampu menampung seluruh pedagang Pasar Wonolopo, hanya separuhnya saja. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP DITEMPATI : Tempat relokasi pedagang Pasar Wonopolo telah jadi, namun pasar ini tak mampu menampung seluruh pedagang Pasar Wonolopo, hanya separuhnya saja. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP DITEMPATI : Tempat relokasi pedagang Pasar Wonopolo telah jadi, namun pasar ini tak mampu menampung seluruh pedagang Pasar Wonolopo, hanya separuhnya saja. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP DITEMPATI : Tempat relokasi pedagang Pasar Wonopolo telah jadi, namun pasar ini tak mampu menampung seluruh pedagang Pasar Wonolopo, hanya separuhnya saja. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Tempat relokasi pedagang Pasar Wonolopo Kecamatan Dempet yang disediakan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pemkab Demak, tak mampu menampung seluruh pedagang. Hanya separuhnya saja, sehingga sejumlah pedagang mendorong tahapan relokasi tersebut ditunda.

Kepala UPTD Pasar wilayah V, Imam mengatakan, pindahan pedagang semula direncanakan pada 10 sampai 24 April ini. Sebab, pada minggu terakhir bulan April mendatang memasuki tahapan lelang aset pasar. Karena itu, sebelum dilaksanakan lelang aset, pedagang harus sudah pindah dulu ke pasar sementara.

“Tapi yang kami hadapi sekarang, pasar sementara hanya mampu menampung 399 kios dengan ukuran 1×2 meter. Padahal, jumlah pedagang secara keseluruhan ada 747 pedagang. Artinya masih ada sisa 348 pedagang yang belum tertampung. Kita belum tahu solusinya karena belum ada tempatnya,” kata dia, kemarin.

Meski demikian, salah satu langkah yang diambil adalah memprioritaskan pedagang yang sudah mengantongi izin. Itupun, diseleksi antara yang aktif dan tidak aktif berjualan di pasar.