zetizen bento

Selamatkan Perut dan Kantong

Kebiasaan membawa bekal kini tak lagi dimonopoli oleh adik-adik Taman Kanak-Kanak atau Sekolah Dasar. Nggak sedikit juga remaja SMP, SMA hingga pelajar di universitas yang membiasakan diri membawa bento atau bekal makanan ke sekolah dan kampus.

Ya, daripada gengsi, sebagian besar dari mereka mengaku lebih memilih rutin membawa bekal, karena banyak manfaatnya. Mulai dari kebersihan dan proses pengolahan makanan yang terjaga hingga memangkas pengeluaran uang jajan. Selain itu bisa juga saling tukar lauk ke teman atau gebetan, #eh ..

Menu-menu yang dipilih juga beragam. Meski rata-rata memilih menu simpel, tapi tak jarang ada juga yang memaksimalkan kreativitas dengan membentuk bekal makanan mereka menjadi karakter kartun atau bentuk-bentuk menarik lainnya. Dan yang pasti bergizi. Nah, masih gengsi bawa bekal? (dna/zal)

Utak-Atik Bento, Asah Kreativitas

Tren bento atau box berisi bekal makanan ternyata juga memantik kreativitas. Untuk meningkatkan selera makan, tak jarang nasi, lauk dan sayur dibentuk dan ditata menjadi karakter atau bentuk-bentuk lucu dan cantik.

“Hal-hal yang unik tentu akan lebih menarik perhatian. Begitu juga dengan sajian rice bento box. Bekal yang dibentuk menjadi karakter tokoh atau bunga dan lain-lain biasanya banyak diminati,”ujar Amy Feliza pemilik LDV Café & Resto yang juga menyediakan bento box. (dna/zal)

KOMENTAR :

Jpeg
Jpeg
Putri Safitri Dian Kusuma
SMPN 2
Awalnya saya nggak mau bawa bekal, tapi kakak saya kalau pagi selalu membuatkan bekal untuk saya. Lama-lama kebiasan, dan ternyata selain lebih higienis juga bisa ngirit, apalagi kalau dibawakan menu favorit ayam bumbu kecap.

Ines 1-webInesha Yan Setiawan
Mahasiswi Politeknik Negeri Semarang, jurusan Akuntansi
Saya suka bawa bekal karena pertama lebih higienis. Kedua jelas lebih irit, jadi yang sehari-hari untuk jajan, bisa disimpan untuk tambahan uang pas jalan-jalan sama teman-teman pas weekend.