TUNGGU INSTRUKSI: Kasir di sebuah pusat perbelanjaan Kota Magelang yang sudah memasang pengumuman plastik berbayar meski belum diterapkan. (HANIF ADI PRASETYO/JAWA POS RADAR KEDU)
TUNGGU INSTRUKSI: Kasir di sebuah pusat perbelanjaan Kota Magelang yang sudah memasang pengumuman plastik berbayar meski belum diterapkan. (HANIF ADI PRASETYO/JAWA POS RADAR KEDU)
TUNGGU INSTRUKSI: Kasir di sebuah pusat perbelanjaan Kota Magelang yang sudah memasang pengumuman plastik berbayar meski belum diterapkan. (HANIF ADI PRASETYO/JAWA POS RADAR KEDU)
TUNGGU INSTRUKSI: Kasir di sebuah pusat perbelanjaan Kota Magelang yang sudah memasang pengumuman plastik berbayar meski belum diterapkan. (HANIF ADI PRASETYO/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG- Supermarket dan minimarket di Kota Magelang, hingga kini, masih menunggu kepastian terkait imbauan menteri Lingkungan Hidup tentang pengurangan penggunaan sampah plastik. Meski begitu, pihak pengelola sudah memberikan sosialisasi keputusan edaran pemerintah pusat Nomor S.1230/PSLB3-PS/2016 itu kepada konsumen.

Asisten Kepala Indomaret, Kemirirejo, Kota Magelang Ahmad Fatichin mengatakan, pihaknya intens memberikan pemahaman kepada konsumen terkait plastik berbayar. Baik melalui lisan maupun selebaran yang sengaja ditempel di bagian kasir.

”Konsumen selalu kami beri sosialisasi. Meski belum ada instruksi penerapan, namun tidak sedikit yang berkenan membayar kantong plastik sebesar Rp 200,” kata Fatichin