PEMDES MEMIHAK : Belasan warga Wonoboyo Desa Keji, Muntilan menggeruduk kantor desa dan mendesak supaya pabrik kayu di wilayah mereka ditutup, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
PEMDES MEMIHAK : Belasan warga Wonoboyo Desa Keji, Muntilan menggeruduk kantor desa dan mendesak supaya pabrik kayu di wilayah mereka ditutup, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
PEMDES MEMIHAK : Belasan warga Wonoboyo Desa Keji, Muntilan menggeruduk kantor desa dan mendesak supaya pabrik kayu di wilayah mereka ditutup, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
PEMDES MEMIHAK : Belasan warga Wonoboyo Desa Keji, Muntilan menggeruduk kantor desa dan mendesak supaya pabrik kayu di wilayah mereka ditutup, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

Belasan warga Dusun Wonoboyo Desa Keji Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang menuntut penutupan pabrik kayu di wilayah mereka. Hal ini dikarenakan aktivitas pabrik yang sudah beroperasi sejak tujuh bulan lalu ini dinilai mengganggu.

”Selain bising dan mengganggu, pabrik ini juga mengakibatkan banyak limbah yang mengganggu kesehatan warga,” kata salah satu warga, Brian Pradana, saat menggelar pertemuan dengan pemerintah desa dan perwakilan perusahaan, kemarin.

Menurutnya, pabrik kayu yang berada di tengah permukiman tersebut disinyalir ilegal. Pasalnya mereka tidak pernah ditembusi adanya izin amdal.

Dia mengatakan limbah pabrik telah mencemari lingkungan dan pemukiman. “Yang paling kami takutkan adalah proses oven di pabrik. Karena selalu menimbulkan asap pekat dari corong dan itu sangat mengganggu kesehatan masyarakat sekitar,” jelasnya.