KIRAB LAMPION: Ribuan siswa-siswi sekolah di bawah Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia (YPII) Semarang saat karnaval 2.567 lampion Imlek, kemarin. Mereka berjalan kaki sambil membawa lampion buatan sendiri. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KIRAB LAMPION: Ribuan siswa-siswi sekolah di bawah Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia (YPII) Semarang saat karnaval 2.567 lampion Imlek, kemarin. Mereka berjalan kaki sambil membawa lampion buatan sendiri. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KRANGGAN – Jelang perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek, Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia (YPII) yang menaungi TK Sinar Matahari, SD, SMP dan SMA Kebon Dalem, Kamis (4/2) kemarin, menggelar karnaval 2.567 Lampion Imlek yang diikuti sekitar 1.000-an siswa mulai TK hingga SMA.

Kepala SMA Kebon Dalem, Thio Hok Lay, mengatakan, total lampion yang dibuat para siswa disesuaikan dengan Tahun Imlek 2567. Ribuan siswa melakukan kirab dengan membawa lampion yang dibuat oleh siswa sendiri.

”Menurut kebudayaan Cina, lampion melambangkan harapan dan kebahagiaan di tahun baru dengan harapan terus dilimpahi kebahagiaan dan hal-hal baik,” ujarnya.

Selain itu, menurut dia, kegiatan tersebut merupakan cara untuk nguri-uri budaya yang saat ini kian pudar di kalangan remaja. Dengan menggelar festival, diharapkan perayaan Imlek bukan sekadar euforia saja, namun untuk mengadopsi semangat generasi muda yang peka dengan kebudayaan.