SALATIGA-DPC PDIP Kota Salatiga mengajukan lima kader internalnya untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota atau Wakil Wali Kota Salatiga. Empat dari lima nama itu merupakan anggota Fraksi PDIP dan satu nama lagi dari kader. Adalah Dance Ishak Palit, Supriyono, Suniprat, Adriana Susi yang merupakan anggota DPRD Salatiga, sedangkan satu orang lainnya adalah kader yaitu Sony Wicaksono.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Salatiga, Suniprat mengatakan bahwa DPC PDIP Salatiga sudah melakukan survei terhadap sejumlah figur untuk persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Salatiga 2017. DPC juga memerintahkan kepada lima kader PDIP yang diberi amanah untuk ikut menyalonkan diri sebagai wali kota dan wakil wali kota.

“Lima kader PDIP mendapatkan amanah untuk mencalonkan diri, kemudian agar turun ke lapangan agar lebih dekat dengan masyarakat. Karena PDIP juga melakukan survei sosok di luar PDIP,” ujarnya.

Dijelaskan Suniprat, meski DPC sudah menugaskan lima kadernya, namun keputusan akhir nanti tetap berada pada rekomendasi DPP PDIP dan DPD Jawa Tengah. DPC PDIP Salatiga memiliki kewenangan mengajukan hasil survei (calon, red) sebesar 40 persen untuk mendukung rekomendasi. “Kewenangan DPD Jateng 30 persen dan DPP juga 30 persen. Sekarang ini sudah bukan lagi keputusan mutlak ada di DPP PDIP,” imbuhnya.

Suniprat menambahkan, selain figur internal, sosok eksternal di luar kader PDIP juga ikut disurvei. Semisal Yuliyanto (wali kota sekarang), Muh Haris (wakil wali kota), Agus Rudianto (Sekda), Diah Sunarsasi (DPRD Gerindra), Bambang Riantoko dari Nasdem dan Bambang Wiryawan pengusaha Salatiga.

“ Hasil survei ditentukan oleh elektabilitas masing-masing figur, sejauh mana figur itu dikenal dan sudah berkecimpung di masyarakat. Kami sangat terbuka dengan figur yang ingin bergabung dengan kami (PDIP, red),” pungkasnya. (deb/jpnn/ida)