ENGGAN DIFOTO : Petugas gabungan saat menemukan pasangan bukan suami istri yang berada di dalam kamar kost saat razia antisipasi gangguan teror, kemarin. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
ENGGAN DIFOTO : Petugas gabungan saat menemukan pasangan bukan suami istri yang berada di dalam kamar kost saat razia antisipasi gangguan teror, kemarin. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Guna mengantisipasi gangguan teror pada perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Pekalongan, petugas gabungan dari Satpol PP, Polres Pekalongan Kota, Kesbangpolinmas, dan Disdukcapil menyisir puluhan rumah kost di Kota Batik, Kamis (23/12) petang.

Bergerak sejak siang hari, petugas tidak hanya mendatangi rumah kost saja. Beberapa hotel kelas melati juga menjadi sasaran petugas. Lokasi-lokasi diperiksa sebagai langkah antisipasi menjadi tempat singgah pelaku teror. Dengan memanfaatkan suasana yang sepi dan tertutup dari lingkungan. Menyisir sebagian rumah kost, petugas gabungan hanya menemukan belasan pasangan mesum. Mereka tidak bisa menunjukkan bukti sah sebagai suami istri.

Kasi Trantib Satpol PP Kota Pekalongan, Sudarno mengatakan razia tersebut memang digelar untuk antisipasi ancaman teror di Kota Pekalongan. “Dalam razia tadi, kami tidak menemukan orang yang dicurigai sebagai pelaku teror. Hanya pasangan mesum saja yang kebetulan kami dapat,” ucapnya setelah menggelar razia.

Petugas akhirnya membawa beberapa pasangan mesum tersebut ke Kantor Satpol PP Kota Pekalongan untuk dimintai keterangan. Pihaknya menegaskan, akan terus melakukan penyisiran tempat kost dan hotel kelas Melati di seluruh wilayah Kota Pekalongan. Hingga perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Pekalongan berjalan lancar. Tidak ada ancaman ganguan Kamtibnas sampai semua kegiatan selesai. (han/ric)