MANDEK : Proyek perbaikan jalan yang ada di Desa Darupono mandek dan kini mangkrak. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MANDEK : Proyek perbaikan jalan yang ada di Desa Darupono mandek dan kini mangkrak. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Dua kontraktor, yakni CV Indaparta dan CV Duta Karya di-blacklist oleh Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Energi Sumber Daya Mineral (PSDA ESDM) Kabupaten Kendal.

Untuk CV Indaprata, mendapat blacklist lantaran tidak bisa menyelesaikan perbaikan jalan yang longsor di Desa Darupono, Kaliwungu Selatan, dengan nilai proyek Rp 853,3 juta. Sementara untuk CV Duta Karya, karena tidak mampu menuntaskan pebaikan Jalan Pegandong – Puguh tahap dua, dan Jalan Cepiring – Pidodo dengan nilai kontrak Rp 1,8 miliar.

Kabid Bina Marga PSDA ESDM, Sugeng Prayitno mengatakan, untuk CV Indaparta saat ini sedang proses pngembalian uang muka sebesar Rp 250 juta yang telah diberikan. Sementara untuk CV Duta Karya hanya dibayar sesuai prosentase pengerjaan yang telah dilakukan. “Keduanya tidak bisa menyelesaikan pembangunan sesuai masa kerja yang ditargetkan pada pertengahan Desember kemarin, mereka akhirnya di-blacklist selama dua tahun,” tegasnya.