SEMARANG–Perkembangan dunia pariwisata Jawa Tengah bisa berdampak baik bagi industri kreatif Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), jika para pelaku UMKM menangkap peluang tersebut. Karena itulah, Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) Jawa Tengah mendorong para pelaku UMKM untuk memajang produknya di hotel maupun lokasi strategis lainnya. Hal ini sebagai upaya mengenalkan serta meningkatkan penjualan produk-produk lokal.

“Target awal kami yaitu adanya tempat untuk memajang produk-produk UMKM di tiap hotel bintang tiga hingga 5. Seperti batik, souvenir maupun kuliner khas dari beberapa daerah di Jawa Tengah,” kata Ketua Bidang pariwisata dan Ekonomi Kreatif Akumindo, Tri Andi Mulyandono, Senin (14/12) kemarin.

Namun demikian, diakuinya, untuk bersaing dengan produk-produk daerah lain maupun luar negeri, produk Jawa Tengah masih harus terus ditingkatkan kualitasnya. Salah satu upayanya yaitu dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

“Percuma juga kalau ada peluang, tapi kita tidak siap untuk menangkap peluang tersebut. Khususnya dari SDM-nya sendiri. Karena sumber daya alam yang kita miliki tidak perlu diragukan, tinggal mampu atau tidak mengolahnya,” timpal Ketua Akumindo Jawa Tengah, Laksono Tri Rochmawan.

Oleh karena itu, pihaknya menggandeng sejumlah pihak guna meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM. Baik dari segi ketrampilan, penjualan maupun pengelolaan sektor yang mereka geluti. Termasuk halnya agar tidak terlahap oleh para pemilik modal.

“Contoh mudahnya, dari masalah hak paten. Tidak jarang yang punya ide adalah pengusaha mikro, tapi dipatenkan oleh orang lain. Hal ini juga yang coba kami atasi, selain dengan meningkatkan kompetensi mereka tentunya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menjaring masukan maupun kritikan dari para para pelaku UMKM sendiri, masyarakat selaku konsumen maupun para pemerhati UMKM. Di antaranya dengan menggelar sarasehan bertema ‘Peningkatan Daya Saing dan Pengembangan Pariwisata yang Berdampak pada Industri UMKM’ di Hotel Dafam pada 16 Desember mendatang. (dna/ida)