KURIR SABU: Kepala BNN Provinsi Jateng, Brigjen Pol Amrin Remico, menunjukkan barang bukti dan memintai keterangan tersangka Endra Setyawan. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
KURIR SABU: Kepala BNN Provinsi Jateng, Brigjen Pol Amrin Remico, menunjukkan barang bukti dan memintai keterangan tersangka Endra Setyawan. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
KURIR SABU: Kepala BNN Provinsi Jateng, Brigjen Pol Amrin Remico, menunjukkan barang bukti dan memintai keterangan tersangka Endra Setyawan. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
KURIR SABU: Kepala BNN Provinsi Jateng, Brigjen Pol Amrin Remico, menunjukkan barang bukti dan memintai keterangan tersangka Endra Setyawan. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Paket narkoba jenis sabu dengan berat bruto 190 gram berhasil disita oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Paket yang rencananya akan diedarkan di wilayah Solo Raya tersebut disita dari seorang kurir bernama Endra Setyawan, warga Karanganyar, pada Minggu (29/11) lalu. Barang haram tersebut dikemas dalam dua plastik klip, masing-masing dimasukkan ke dalam bungkus makanan ringan, dan dibungkus plastik hitam. Paket sabu tersebut sempat dibuang oleh tersangka ke dalam kloset bus antar kota antar provinsi (AKAP) untuk mengelabui petugas.

Penindakan tersebut dilakukan setelah anggota BNNP Jateng menerima informasi terkait adanya seorang kurir yang membawa paket sabu dari Jakarta melalui bus AKAP. Menerima informasi tersebut, petugas BNNP Jateng langsung menyiapkan dua tim untuk melakukan pengintaian. Tim 1 bersiaga di daerah Gringsing (perbatasan Kendal-Batang), sedangkan tim 2 bersiap di Terminal Mangkang Semarang. Selanjutnya, sekitar pukul 14.00, tim 1 yang berada di Gringsing mencurigai sebuah bus AKAP jurusan Jakarta-Purwodadi. Tanpa menunda waktu, tim 1 langsung membuntuti bus tersebut hinga bus berhenti di RM Barokah yang berada di Jalan Lingkar Kendal-Semarang.