SEMARANG – Aparat Polrestabes Semarang berhasil menyita paket sabu seberat 0,9 gram dan alat pengisap sabu (bong), Rabu (25/11) dini hari kemarin. Barang-barang tersebut diselipkan di saku jaket milik penjaga perlintasan KA berinisial MNK. Selain itu, satu timbangan digital juga ditemukan di atas meja pos penjaga perlintasan kereta api (KA) Jalan Kokrosono, Semarang, tersebut.

Kasus tersebut terungkap bermula saat Tim Elang Polrestabes Semarang bermaksud mengamankan tiga pemuda yang tengah pesta minuman keras (miras). Begitu tim Elang tiba di depan pos penjaga perlintasan KA Jalan Kokrosono, ketiga pemuda tersebut berusaha kabur. Tapi upaya itu gagal lantaran polisi sudah mengepungnya.

Saat akan dilakukan pemeriksaan, satu dari tiga pemuda tersebut menunjukkan gelagat mencurigakan. Sebab, pemuda bernama Sam Permadi tersebut berusaha menghindar. Hal itu membuat polisi semakin curiga, dan akhirnya menggeledah tubuh pemuda tersebut. Tidak hanya itu, polisi yang masih menyimpan kecurigaan juga melakukan penggeledahan di dalam ruangan pos penjaga perlintasan KA.

Pada saat itulah, petugas menemukan tiga klip paket sabu seberat 0,9 gram. Sabu tersebut tersimpan di dalam jaket milik penjaga palang pintu berinisial MNK. Jaket tersebut tergantung di dalam pos. Tidak hanya itu, bersama paket sabu itu juga ditemukan alat pengisap sabu, serta timbangan digital di atas meja.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Eko Hadi Prayitno, mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap penjaga palang pintu perlintasan dan seorang pemuda yang diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sabu tersebut ternyata bukan milik MNK, melainkan milik seorang pemuda bernama Sam Permadi yang pesta miras di depan pos itu.

”Barang itu memang ditemukan di dalam jaket penjaga perlintasan, tapi setelah didalami ternyata itu milik Sam Permadi. Penjaga perlintasan KA sudah kami tes urine, hasilnya negatif,” jelasnya.