MERIAH: Para DJ top berkolaborasi dan membuat suasana Atlas Music Festival di Babyface Club & Karaoke layaknya ”kapal pecah” pada akhir pekan kemarin. (ist)
MERIAH: Para DJ top berkolaborasi dan membuat suasana Atlas Music Festival di Babyface Club & Karaoke layaknya ”kapal pecah” pada akhir pekan kemarin. (ist)
Siti Nurmarkesi (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Siti Nurmarkesi (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL — Mantan Bupati Kendal, Siti Nurmarkesi, dipastikan bakal lebih lama mendekam di sel penjara. Pasalnya, Mahkamah Agung (MA) menolak pengajuan kasasinya, dan justru memperberat hukuman mantan orang nomor satu di Kendal ini dari 4 tahun menjadi 5 tahun penjara.

Dalam putusannya, MA menyatakan jika Markesi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi dana bantuan sosial tahun anggaran 2010 sebesar Rp 1,3 miliar. Terdakwa Markesi terbukti melanggar dakwaan primer jaksa penuntut umum. Yakni, pasal 2 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Vonis 5 tahun penjara lebih tinggi dibandingkan dengan putusan pengadilan tingkat pertama. Di Pengadilan Tipikor Semarang, dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. Atas putusan tersebut, Markesi melakukan upaya bading di Pengadilan Tinggi Tipikor Semarang. Hasilnya, pengadilan banding menambah hukumannya menjadi 4 tahun penjara. Pun saat melakukan kasasi, MA justru menambah lamanya pemidanaan menjadi 5 tahun penjara.