Laila Mufti Adhaningrum. (Faiz Urhanul Hilal/Jawa Pos Radar Semarang)
PENYEBAB KEBAKARAN: Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto menunjukkan foto dan potongan kabel tembaga yang diambil tim Labfor Bareskrim Polri Cabang Semarang saat meneliti penyebab kebakaran. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENYEBAB KEBAKARAN: Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto menunjukkan foto dan potongan kabel tembaga yang diambil tim Labfor Bareskrim Polri Cabang Semarang saat meneliti penyebab kebakaran. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Penyebab kebakaran yang meludeskan Gedung B dan aula pertemuan lantai II Mapolda Jateng, Rabu (30/9) lalu, akhirnya terkuak. Hasil pemeriksaan dan penelitian terhadap sampel kabel dan abu yang diambil tim Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri Cabang Semarang menyatakan, titik api berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting kabel listrik di ruang Biro Rohani dan Jasmani (Rohjas) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jateng yang berada di lantai 3 Gedung B. Kepastian penyebab kebakaran tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Allosius Liliek Darmanto, Senin (5/10) siang.

Dijelaskan, kabel yang terbakar merupakan kabel tunggal yang terpasang di plafon ruang Biro Rohjas SDM. Kabel instalasi tersebut berukuran 3 mm x 2,5 mm.
”Hasil uji sampel yang dilakukan Labfor sudah keluar. Kesimpulannya kebakaran disebabkan arus pendek listrik. Jadi, ada kabel tunggal yang dijepit dengan lempengan seng tipis di plafon,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Secara rinci, melelehnya kabel instalasi listrik tersebut disebabkan oleh beban listrik yang besar. Beban yang besar tersebut membuat kabel panas, sehingga karet pembungkusnya aus dan meleleh. ”Karet yang meleleh membuat tembaga dalam kabel satu dengan lainnya saling berimpitan. Kemudian muncul percikan api dan asap, hingga akhirnya terbakar,” paparnya sembari menunjukkan sampel kabel yang terbakar dan foto-foto lokasi kebakaran di lantai 3 Gedung B.