INSPEKSI MENDADAK : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat bersilaturahmi dengan Bupati Pekalongan, Amat Antono, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INSPEKSI MENDADAK : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat bersilaturahmi dengan Bupati Pekalongan, Amat Antono, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INSPEKSI MENDADAK : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat bersilaturahmi dengan Bupati Pekalongan, Amat Antono, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
INSPEKSI MENDADAK : Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat bersilaturahmi dengan Bupati Pekalongan, Amat Antono, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, usai mengunjungi rumah dinas Bupati Pekalongan, Amat Antono untuk bersilaturahmi, tiba–tiba menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Kantor Samsat Kabupaten Pekalongan, di Jalan Raya Karanganyar Kajen, Rabu (23/9) siang kemain. Ketika sidak, Ganjar menemukan amplop di pot tanaman di halaman samping kantor Samsat tersebut.

Begitu turun dari mobil, Ganjar yang tiba pukul 14.30 secara mendadak itu, tidak masuk melalui pintu depan, namun melalui samping samping kantor. Ruang pelayanan sudah sepi, karena dibuka sampai pukul 14.00. Ganjar pun berkeliling Kantor Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Kabupaten Pekalongan dengan didampingi Kepala Kantor UP3AD, Kotot Rachman dan pejabat setempat.

Namun ketika berkeliling di samping kantor, Ganjar menemukan amplop putih tak bertuan di pot tanaman halaman kantor. Kemudian Ganjar memungutnya dan mengamati amplop tersebut. Karena penasaran, Ganjar mengambil amplop putih dan mencoba melihat isinya. Karena mengetahui amplop itu kosong dan terlihat sudah ada sobekan di bagian samping, kemudian ia membuangnya di tempat sampah di halaman depan kantor. “Amplop apa ini? Ana duite rak?,” kata Ganjar, sambil membuka amplop tersebut.