BERGAIRAH: Pameran properti REI Ekspo kembali digelar di Java Mall. Ini menjadi salah satu upaya untuk menggenjot penjualan rumah yang pada saat ini cenderung membaik. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
BERGAIRAH: Pameran properti REI Ekspo kembali digelar di Java Mall. Ini menjadi salah satu upaya untuk menggenjot penjualan rumah yang pada saat ini cenderung membaik. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
BERGAIRAH: Pameran properti REI Ekspo kembali digelar di Java Mall. Ini menjadi salah satu upaya untuk menggenjot penjualan rumah yang pada saat ini cenderung membaik. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
BERGAIRAH: Pameran properti REI Ekspo kembali digelar di Java Mall. Ini menjadi salah satu upaya untuk menggenjot penjualan rumah yang pada saat ini cenderung membaik. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Memasuki kuartal terakhir di tahun 2015, pasar properti kembali bergairah. Selain karena tingginya kebutuhan masyarakat akan rumah, sejumlah kebijakan pemerintah dinilai turut mendorong meningkatnya penjualan.

Wakil Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah Bidang Promosi dan Publikasi Dibya K Hidayat mengatakan, pameran yang diadakan pada kuartal akhir ini diikuti oleh 32 pengembang. Jauh lebih banyak, dari yang biasanya hanya diikuti sekitar 25 pengembang saja. “Pengembang yang mengikuti REI Ekspo kali ini makin banyak. Hal tersebut menandakan bahwa pasar properti untuk Jawa Tengah khususnya Semarang tidak lesu,” ujarnya di sela pembukaan REI Ekspo di Java Mal, kemarin (9/9).