BERPRESTASI : Atlet sepatu roda, pencak silat dan para pelatihnya foto bareng seusai menerima medali emas di GOR Indor Akmil Magelang, Minggu (23/8) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERPRESTASI : Atlet sepatu roda, pencak silat dan para pelatihnya foto bareng seusai menerima medali emas di GOR Indor Akmil Magelang, Minggu (23/8) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Target Kabupaten Batang masuk dalam sepuluh besar event Pekan Olah Raga Daerah Karsidenan Kedu, Pekalongan dan Banyumas (Porwil Dulongmas) yang berakhir Minggu (23/8) kemarin di Magelang, akhirnya terlampaui. Kabupaten Batang meraih rangking 8 dengan perolehan 21 emas, 20 perak, dan 29 perunggu.

Sekertaris KONI yang juga Kabid Pemuda dan Olah Raga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Kabupaten Batang, Karyono, mengungkapkan bahwa dari 142 atket Kabupaten Batang telah mengikuti 22 cabang olah raga (cabor), semula hanya ditargetkan meraih 10 emas, 15 perak dan 20 perunggu. Hasilnya mampu melebihi target.

“Dengan prestasi yang luar bisa ini, kami harapkan dukungan legislatif dan eksekutif segera membangun sarana indor olah raga agar para atlet lebih berprestasi,” ungkap Karyono.

Atas prestasi tersebut, kata Karyono, atlet peraih medali di masing-masing cabang olah raga akan mendapatkan penghargaan dari Pemkab Batang, baik berupa bonus dan bonus khusus maupun piagam.

“Karena target telah terlampui, Pemkab Batang akan menambah anggaran lagi untuk bonus khusus para atlet peraih medali. Rinciannya, peraih medali emas mendapatkan bonus Rp 7,5 juta, perak Rp 5 juta dan perunggu Rp 3 juta,” kata Karyono.

Sementara itu Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang, Zainul Arifin merasa tersanjung dengan prestasi yang sangat bagus dan diluar dugaan telah diraih para atlet Kabupaten Batang. “Tentunya, ini tidak lepas dari kebijakan dan dukungan dari Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo,” tandasnya.

Meski begitu, pihaknya berharap adanya dukungan dari pihak legislatif untuk membantu pengembangan olah raga di Kabupaten Batang. Sehingga bisa lebih berprestasi di kancah nasional maupun internasional. “Kami berharap dukungan dari semua pihak, termasuk dari legislatif untuk pembangunan sarana dan prasarana olah raga di Kabupaten Batang,” tandas Zainal Arifin.

Zainal menegaskan setelah event Dulongmas, KONI akan konsentrasi pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jateng yang akan berlangsung di Kota Tegal tahun 2018 nanti. “Untuk sementara ini, para atlet hanya latihan rutin di masing-masing cabor. Dan satu tahun menjelang Porprov, KONI di masing – masing cabor akan menggelar training center untuk mendukung kelengkapan dan kesiapan cabor tersebut,” tegas Zaenal. (thd/ida)