Batalkan Lima Hari Sekolah

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

KENDAL – Ujicoba penerapan sekolah lima hari di Kendal ternyata tidak berjalan mulus. Dinas Pendidikan (Disdik) Kendal terpaksa mengembalikan sistem pendidikan enam hari sekolah karena kebijakan baru itu tidak maksimal. Selain itu, dari evaluasi juga banyak penolakan baik dari guru, siswa dan orangtua murid.

Kebijakan ini diambil setelah ada evaluasi secara menyeluruh terhadap SMA dan SMK yang sudah menerapkan sistem pembelajaran lima hari sekolah. Evaluasi melibatkan Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, PGRI, dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), tokoh masyarakat dan Komite Sekolah serta LSM. “Hasil evaluasi berkesimpulan mempersilakan sekolah kembali ke enam hari sebagaimana sebelumnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kendal, Muryono, Minggu (23/8).

Pelaksanaan lima hari sekolah memang mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dia menyatakan, kekurangan yang terjadi antara lain sarana dan fasilitas sekolah yang kurang. “Seperti kantin sekolah, listrik karena belum semua sekolah memiliki AC dan keberadaan tempat ibadah yang memadai,” ujarnya.

Dari segi lainya, mulai dari SDM, siswa-siswi maupun guru usai lewat pukul 13.00 merasakan titik kejenuhan. Sehingga pembelajaran kelas sudah tidak lagi kondusif karena pelajar dan pengajar sama-sama tidak bisa berkonsentrasi. “Kelebihannya guru dan siswa punya daya juang tinggi, pembiasaan bekerja keras, dan pelajar bisa berbaur dengan masyarakat pada Sabtu dan Minggu,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini Kendal telah mencanangkan gerakan Kendal Cerdas. Gerakan itu tidak hanya kecerdasan emosional, tetapi juga spiritual. Dinas Pendidikan mempersilakan kembali ke enam hari sekolah bagi yang menginginkannya. Sedangkan sekolah yang yang nyaman dengan lima hari sekolah, bisa dibicarakan dengan komite dan orang tua untuk keberlanjutannya.

“Disdik akan menyebar angket kepada orang tua, komite, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pondok pesantren untuk mengambil yang terbaik. Apakah tetap akan melanjutkan lima hari atau enam hari sekolah,” ujar dia.

Meski akan dikembalikan ke enam hari sekolah, pihaknya akan menerapkan sekolah percontohan lima hari yakni SMA 1 dan SMA 2 Kendal, SMA 1 Kaliwungu, SMA 1 Sukorejo, SMA 1 Boja, dan SMA 1 Weleri. Selain itu juga tiga SMK, yakni SMK 1, SMK 2, dan SMK 3. Sekolah tersebut dinilai layak menjadi percontohan lima hari sekolah karena sarana memadai, tenaga pendidika cukup, dan memiliki tempat ibadah.

Ketua Dewan Pendidikan Kendal, Ahmad Tantowi, mengapresiasi dinas pendidikan yang mengevaluasi pelaksanaan lima hari sekolah. Masukan dari berbagai pihak seperti siswa-siswi, orang tua, dan tenaga pendidik patut didengar.

Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Prapto Utono menyatakan program belajar sekolah sudah sedianya dikembalikan menjadi enam hari. Hal itu lantaran guna keseimbangan antara pendidikan moralitas dan intelektualitas siswa. “Harapan saya pendidikan di Kabupaten Kendal dapat berjalan seimbang anatara moralitas dan intelektualitas siswa,” ujar Prapto.

Program lima hari sekolah yang diretapkan Dinas Pendidikan setempat berdasar atas surat edaran Gubernur Jawa Tengah berdampak negatif terhadap madrasah diniyah (Madin). Pendidikan di Madin banyak memberikan pengaruh terhadap moralitas siswa. (bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

71 Lulusan Diterima Jalur SNMPTN

DEMAK-Sebanyak 71 lulusan SMAN 1 Demak telah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2015. Bahkan,...

Hendi Terus Lanjutkan Penanganan Banjir

SEMARANG – Ratusan warga berbondong-bondong memadati Posko Pemenangan Hebat (Hendi – Ita Bersama Rakyat) di Kemijen, Semarang Timur, Minggu (11/10). Warga setempat malam itu...

A Box of Delight

Selamatkan Perut dan Kantong Kebiasaan membawa bekal kini tak lagi dimonopoli oleh adik-adik Taman Kanak-Kanak atau Sekolah Dasar. Nggak sedikit juga remaja SMP, SMA hingga...

Kejari Siap Beri Penyuluhan Hukum Para Lurah-Camat

SEMARANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang siap melakukan penyuluhan hukum kepada para lurah dan camat di Kota Semarang. Pasalnya, dengan banyaknya bantuan yang bakal...

More Articles Like This

- Advertisement -