DAPAT TIKET FINAL: Bomber PSIS, Hari Nur Yulianto saat meladeni Persibas di Stadion Jatidiri Semarang Minggu malam (28/6) kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DAPAT TIKET FINAL: Bomber PSIS, Hari Nur Yulianto saat meladeni Persibas di Stadion Jatidiri Semarang Minggu malam (28/6) kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS akhirnya berhasil memastikan satu tiket ke babak final Polda Jateng Cup 2015 setelah berhasil menang 2-0 (agregat 3-0) atas tamunya Persibas Banyumas dalam semifinal leg kedua di Stadion Jatidiri Semarang Minggu malam (28/6) kemarin.

Kemenangan atas Persibas itu menjadi kemenangan kedua Fauzan Fajri dkk setelah pada leg pertama lalu tim Mahesa Jenar juga berhasil unggul 1-0 atas tim berjuluk Laskar Bawor di Stadion Satria Purwokerto (24/6).

Atas hasil tersebut, di partai puncak turnamen yang diikuti oleh tujuh tim Divisi Utama asal Jateng itu akan bentrok versus seteru mereka Persis Solo yang di dua semifinal kemarin juga berhasil menang 2-0 di leg pertama dan 1-3 (agregat 5-1) pada leg kedua di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap kemarin.

Pada final yang juga akan digelar dalam dua kali pertemuan, PSIS akan menjamu Persis Solo lebih dahulu 4 Juli 2015. Kemudian di leg kedua tim Mahesa Jenar akan bertandang ke markas tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu 11 Juli pada laga penentuan.

Modal kemenangan 1-0 pada leg pertama membuat tim Mahesa Jenar tampil cukup percaya diri menjamu Persibas petang kemarin. Sejak kick off yang dipimpin wasit Budi Narimo (Sukoharjo), Fauzan Fajri dkk langsung membombardir daerah pertahanan Laskar Bawor.

Namun sayang, sejumlah peluang yang mampu dihasilkan melalui kaki Hari Nur Yulianto dan Bakori Andreas gagal dimanfaatkan dengan baik sehingga skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.

Sadar harus meraih poin penuh di hadapan publik sendiri, juru taktik PSIS, M. Dofir langsung berusaha menambah daya gedor timnya dengan menurunkan dua striker, Johan Yoga dimasukkan untuk mendampingi peran Hari Nur di depan.

Dan terbukti strategi tersebut ampuh. Baru satu menit babak kedua berjalan PSIS langsung unggul 1-0 melalui gol penalti Fauzan Fajri di menit 46. Wasit Budi Narimo memberikan hadiah penalti kepada tuan rumah setelah winger Franky Mahendra dilanggar keras oleh pemain belakang Persibas di area kotak terlarang.

Unggul 1-0 membuat PSIS semakin tampil percaya diri. Coach M. Dofir juga memenuhi janjinya untuk menurunkan pemain berlabel timnas, M. Ridwan di paro babak kedua. Apalagi di menit ke-55 PSIS mampu unggul jumlah pemain setelah gelandang Persibas, Nova Yana mendapat hadiah kartu merah oleh wasit.

Gol kedua yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya kembali terjadi. Kali ini M. Ridwan benar-benar mampu membius publik Jatidiri melalui gol yang dicetaknya pada menit ke-89 sekaligus menutup keunggulan PSIS 2-0 atas Persibas pada laga leg kedua semifinal Polda Jateng Cup 2015 kemarin.

Usai laga, coach M. Dofir mengaku puas dengan hasil yang dicapai anak-anak asuhnya hingga berhasil mencapai babak final besok. ”Tapi untuk pertandingan kali ini anak-anak terlalu tampil percaya diri sehingga banyak peluang sia-sia. Tapi yang jelas final kami bertemu dengan Persis bakal menjadi pertandingan yang menarik karena kita sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing,” kata Dofir.

Kemudian dalam kesempatan kemarin, pemain bintang Mahesa Jenar, M. Ridwan mengaku senang bisa kembali berkostum tim yang pernah membesarkannya itu. ”Jatidiri selalu menyuguhkan atmosfer yang luar biasa. Meski saya baru bergabung, tapi karena tim sudah jadi, saya tidak butuh waktu yang lama untuk adaptasi,” kata gelandang Persib Bandung itu. (bas/ida/ce1)