DOK. PRIBADI
DOK. PRIBADI

NIMAS Kartika mengaku sangat mendambakan bisa bekerja di Jerman. Gadis kelahiran 25 Juni 1996 ini mengaku kagum dengan negara yang memiliki tokoh fenomenal Hitler tersebut. ”Menurut saya Jerman itu negara yang berbeda corak dibanding negara lain. Selain memiliki sisi historis yang bagus untuk dipelajari, semangat orang-orang Jerman patut dicontoh,” kata Nimas kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mahasiswi jurusan Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) ini mengaku kerap mendengarkan cerita tentang negara Jerman dari tantenya yang kebetulan pernah tinggal di negara tersebut. Dari situ, ia kerap browsing tentang semua hal yang berkaitan dengan negara Panzer tersebut. ”Soalnya dulu tanteku pernah bercerita tentang budaya-budaya yang ada di Jerman,” ujarnya.

Cewek yang aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di kampusnya ini sekarang aktif mencari beasiswa ke Jerman. Aktivitasnya yang lain, Nimas tengah magang di Bagian Humas Undip. Hal ini sedikit banyak menambah pengetahuannya tentang negara tersebut. ”Dulu pernah ada mahasiswa Jerman yang mengambil beasiswa di Undip. Dari situ saya mencari-cari informasi tentang negara tersebut ke mahasiswa asing itu,” katanya.

Namun sepertinya Nimas akan memperoleh halangan dalam menggapai cita-citanya tersebut. Sebab, ibundanya kurang merestui keinginannya itu. ”Sebenarnya ibu ingin saya fokus di dunia kehumasan. Jurusan kuliah yang kini saja jalani itu juga atas anjuran dari ibu. Namun begitu, saya tetap terus meyakinkan orang tua agar nantinya bisa mewujudkan cita-cita saya,” tutur putri bungsu dari empat bersaudara pasangan Ary Dewanto dan Tuti Rahayu yang tinggal di Jalan Jangli No 46 B Semarang ini. (ewb/aro/ce1)