SEMARANG-PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus meningkatkan pemanfaatan gas bumi di berbagai daerah, baik di wilayah eksisting maupun daerah baru. Khusus Semarang, PGN sedang melaksanakan pengembangan infrastruktur di Cluster Tambak Aji dan kini merambah di wilayah cluster baru, Wijaya Kusuma Semarang.

“Pada 2015, tujuh pelanggan sudah siap menikmati Compressed Natural Gas (CNG) dari PGN dengan kapasitas mencapai 114 ribu meter kubik per bulan atau setara dengan konsumsi 120 ribu liter solar non subsidi per bulan. Dengan menggunakan gas bumi tersebut pelanggan dapat menghemat biaya energi hingga Rp 1,7 miliar per tahun,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup.

Menurutnya, penggunaan gas bumi terbukti lebih ramah lingkungan, aman dan efisien. Melalui pembangunan cluster-cluster baru seperti yang dilakukan di Semarang, PGN berharap akan lebih banyak industri dan rumah tangga yang dapat menikmati manfaat gas bumi.

“Pengembangan infrastruktur gas bumi di Semarang menjadi bagian dari inisiatif PGN dalam mendorong percepatan pemanfaatan gas bumi. Melalui peningkatan pemanfaatan gas bumi, Indonesia akan dapat memperkuat ketahanan energinya dan mengurangi ketergantungan terhadap BBM yang masih diimpor,” jelas Heri Yusup, beberapa waktu lalu (11/6).

Untuk meningkatkan pengguna gas bumi di Semarang, saat ini PGN sedang menyiapkan pengembangan kawasan cluster CNG baru di wilayah Wijaya Kusuma. PGN juga telah menandatangani MOU dengan 4 industri di kawasan industri Wijaya Kusuma yang akan mendapat pasokan CNG sebanyak 60 ribu meter kubik per bulan.

“Selain industri, PGN Area Semarang menargetkan penambahan pelanggan baru di sektor rumah tangga. Ini menjadi bagian dari program PGN Sayang Ibu yaitu menambah pelanggan rumah tangga sebanyak 1 juta rumah tangga,” jelasnya.

Dilihat dari histori Semarang dan Jawa Tengah, imbuhnya, setelah era gas buatan sejak tahun 1857 sampai dengan 1994, pemanfaatan gas bumi di Jateng mengalami stagnasi. Pada masa itu, PGN mengoperasikan jaringan pipa distribusi gas warisan Belanda sepanjang 80 km dan melayani lebih dari 2.000 pelanggan rumah tangga serta beberapa pelanggan lain seperti Rumah Sakit Elizabeth, RSUP Dr Karyadi, RS Telogorejo, dan RS Panti Wiloso.

“Karena itulah, PGN menghidupkan kembali pemanfaatan gas bumi di wilayah Semarang dan Jawa Tengah. Melalui pemanfaatan gas bumi, industri di Jateng akan mendapatkan sumber energi yang efisien, sehingga daya saing bisnisnya dapat terus meningkat,” tandas Heri Yusup. (ida)