SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meminta Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) di kota ini mampu menjadi wadah penyalur aspirasi para pekerja. Di samping juga harus bisa menjadi jembatan antara pekerja dengan pemerintah kota.

”Sebagai forum tertinggi Musda ini harus dimanfaatkan guna mengevaluasi kinerja dan merumuskan kebijakan program-program yang lebih baik, lebih tepat sasaran, dan lebih mengakomodir kepentingan para anggota,” kata Hendi, sapaan akrabnya, saat penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) I FKSPN Kota Semarang tahun 2015, Rabu (3/6). Musda ini diharapkan akan dapat merumuskan kebijakan program-program yang dapat mengakomodir semua kepentingan.

Hendi berharap serikat pekerja ini bisa mengembangkan terus inovasi dan kreativitasnya. Serta menumbuhkan kepekaan dan kepedulian sosial terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, khusus para anggotanya.

Selama ini program-program pembangunan yang dilaksanakan pemkot, peningkatan investasi, adalah salah satunya didongkrak oleh mutu dan kualitas SDM atau pekerja di Kota Semarang. ”Jadi kami berharap FKSPN selalu menjadi mitra pemerintah kota yang baik untuk ikut menyelesaikan PR-PR pembangunan,” tandasnya.

Ketua Panitia Musda I Alwi K mengatakan, acara ini dihadiri sebanyak 85 delegasi dari 31 Pengurus Unit Kerja se-Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusan dari FKPSN, meneruskan program 5 tahun ke depan yang harus dilaksanakan, serta memilih ketua dan kepengurusan untuk 5 tahun ke depan. ”Saya berharap para delegasi tetap semangat dalam menghadapi program kerja berikutnya,” katanya. (zal/ce1)