KUMPUL KOMUNITAS: Ajang Honda  Brio Holiday Adventure diikuti 100 peserta dari Semarang, Jepara dan Kudus. (IST)
KUMPUL KOMUNITAS: Ajang Honda Brio Holiday Adventure diikuti 100 peserta dari Semarang, Jepara dan Kudus. (IST)

SEMARANG – Menjelang bulan ramadan dan hari raya Idul Fitri diprediksikan penjualan mobil akan mengalami peningkatan, namun tidak signifikan. Honda mobil memprediksikan peningkatan sekitar 15 persen. Jumlah ini menurun dibanding jelang lebaran tahun lalu yang meningkat 20 persen.

Menurut Sales and Marketing Manager Motor Honda Semarang Center (HSC), Eddy Haryanto, penyebab terjadinya penurunan karena Lebaran 2015 waktunya berdekatan dengan datanganya tahun ajaran baru sekolah. Akibatnya dana untuk membeli mobil untuk sementara dialihkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan barang kebutuhan konsumsi lainya. Selain itu, ekonomi saat ini juga tumbuh lambat. ”Masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan sekolah anak dibandingkan membeli mobil baru,” ucapnya usai melepas peserta Honda Brio Holiday Adventure Semarang-Jepara, di Kantor HSC Semarang, yang diikuti 100 perserta dari Semarang, Kudus, dan Jepara, Sabtu kemarin.

Menurutnya penjualan mobil Honda di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) cukup bagus. Selama Januari-April 2015 total penjualan mencapai 5.000 unit kendaraan. Dari penjualan tersebut, kontribusi paling besar masih Honda Mobilio, sekitar 40 persen disusul Honda Brio 25 persen.

Eddy menambahkan total penjualan mobil Honda segala tipe rata-rata tiap bulan 1.300-1.500 unit. Dari total penjualan tersebut, penjualan Mobilio mencapai 500 unit dan Brio sekitar 300 unit. ”Guna mendorong penjualan Brio ke depan , Honda menggelar berbagai kegiatan diantaranya Honda Brio Holiday Adventure Semarang-Jepara,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, sambung Eddy ingin menjaring pelanggan baru mobil Brio yang menyasar pasar kaum muda, mahasiswa, dan keluarga muda. Saat ini Honda Brio tersedia tiga pilihan yakni Brio sport 1.300 cc, Brio versi CKD atau completely built unit 1.200 cc dan Brio Satya 1.200 cc. Menyinggung kenaikan harga yang terjadi setiap jelang lebaran, Eddy mengatakan sampai saat ini belum ada kenaikan harga. Sebaliknya awal tahun 2015 harga Brio sudah naik, sehingga saat ini belum ada kenaikan harga. (tya/smu)