DEMAK – Nahas dialami Muhammad Rifki, 15, warga Dukuh Jawong RT 7 RW 3, Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen. Pelajar ini tewas mengenaskan setelah terserempet kereta api (KA) dijalur rel Dukuh Krajan, RT 10 RW 2, Desa Kembangarum, Kamis (21/5) malam. Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo melalui Kasubag Humas AKP Zamroni mengungkapkan, kejadian bermula ketika usai salat Maghrib korban bersama tiga temannya bermain sembari duduk-duduk diatas rel KA. Merekapun asik menikmati keindahan malam diatas rel yang sangat berbahaya dan mengancam nyawa. Puas nongkrong, mereka akhirnya hendak pulang ke rumah sekitar pukul 19.30.

Saat itulah, meluncur KA Gumarang dari arah Surabaya. Kereta yang berkecepatan tinggi jurusan Jakarta itupun langsung menyerempet tubuh korban. Korban terpelanting hingga beberapa meter dari lokasi kejajdian. Akibatnya, korban menderita luka-luka serius dibagian kepala. Tak lama kemudian, korban diketahui sudah meninggal di tempat. “Korban terserempet kereta api saat bermain di sekitar lokasi,” katanya.

Sejumlah wargapun histeris mendapat korban tergelet di lokasi kejadian. Taka lama setelah itu, korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk disucikan. “Kita imbau pada masyarakat agar mengawasi anak-anaknya. Jangan bermain dijalur rel kereta. Sebab, rawan terjadi kecelakaan,” tambahnya. (hib/fth)