SERTIJAB: Apriyono Wedi Chresnanto (kiri) digantikan Sucipto Susilo Hadi sebagai Eksekutif Vice Presiden (EVP) Daop 4 Semarang. (IST)
SERTIJAB:  Apriyono Wedi Chresnanto (kiri) digantikan Sucipto Susilo Hadi sebagai Eksekutif Vice Presiden (EVP) Daop 4 Semarang. (IST)
SERTIJAB: Apriyono Wedi Chresnanto (kiri) digantikan Sucipto Susilo Hadi sebagai Eksekutif Vice Presiden (EVP) Daop 4 Semarang. (IST)

SEMARANG – Dua program utama akan menjadi fokus Sucipto Susilo Hadi yang kemarin secara resmi menggantikan Apriyono Wedi Chresnanto sebagai Eksekutif Vice Presiden (EVP) Daop 4 Semarang. Yakni reaktivasi jalur Tawang I – Pelabuhan Tanjung Emas dan meningkatkan layanan untuk KA Kaligung Mas.

Sucipto mengatakan jika reaktivasi Jalur Tawang – Pelabuhan Tanjung Mas perlu segera direalisasikan. Jalur tersebut akan membuat beban jalan berkurang dan bisa mengurai kemacetan. “Jalur ini harus segera direalisasikan agar ekonomi Semarang semakin meningkat dan dampaknya bisa dirasakan oleh daerah di sekitarnya,” katanya, usai acara serah terima jabatan (sertijab) kemarin.

Dirinya juga menargetkan agar kinerja PT KAI wilayah Daop 4 semarang di tahun 2015 ini terus meningkat. Di antaranya dengan memaksimalkan pendapatan dari angkutan KA penumpang. Karena itu pihaknya harus meningkatkan layanan dan kenyamanan kepada para penumpang.

Salah satu program peningkatan layanan yang disiapkan adalah revitalisasi gerbong kereta di sejumlah rangkaian kereta api yang menjadi andalan bagi PT KAI Daop 4 Semarang. “Untuk tahap awal, Daop 4 sedang melakukan revitalisasi pada tujuh gerbong kereta ekonomi yang rencananya akan memperkuat keberadaan dari KA Kaligung Mas Semarang Poncol – Tegal. Karena KA ini sangat diminati masyarakat untuk berpergian dengan okupansi yang cukup besar setiap harinya,” jelasnya.

Revitaliasasi gerbong KA Kaligung Mas ini sendiri diubah dari bentuk interior agar lebih nyaman dengan tema dan ciri khas budaya Jawa Tengah. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan menggunakan material daur ulang seperti penggunaan sisa bantalan kayu kursi dan gebyok di area gerbong kereta makan. “Perbaikan ini saya harapkan bisa beroperasi pada masa angkutan Lebaran 2015 nanti,” tegasnya. (den/smu)