KECELAKAAN: Petugas Kepolisian melakukan olah TKP atas kecelakaan dua pemotor yang menawaskan Aziz Ferdo Suwarno di Jalan Raya Kaliwungu, Desa Sumberejo, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KECELAKAAN: Petugas Kepolisian melakukan olah TKP atas kecelakaan dua pemotor yang menawaskan Aziz Ferdo Suwarno di Jalan Raya Kaliwungu, Desa Sumberejo, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KECELAKAAN: Petugas Kepolisian melakukan olah TKP atas kecelakaan dua pemotor yang menawaskan Aziz Ferdo Suwarno di Jalan Raya Kaliwungu, Desa Sumberejo, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Malang nasib yang menimpa Aziz Ferdo Suwarno, 22, warga Mangkang. Ia tewas setelah motor yang kendarainya bersama rekannya Tri Aris Saputra, 22 Warga Ngaliyan menabrak sepeda motor milik Galih Imam Prakoso, 17 warga Mangkang.

Insiden nahas itu terjadi di Jalur Pantura, Jalan Raya Kaliwungu Desa Sumberejo. Minggu (20/4). Sebelum kejadian, Galih dengan motor Vario bernopol H 5372 FU melaju dari arah barat menuju arah Semarang. Ia semula melaju diarah kiri jalan, tapi saat sampai didepan komplek pabrik PT Asia Pasific Fibers (APF) ia ambil kanan bermaksud untuk memotong jalan. “Tapi tiba-tiba dari arah belakang, ada motor yang melaju kencang ingin menyalib dan menyrempet kendaraan saya. Saya kaget dan hilang kendali. Motor Yamaha Mio H 2784 KQ yang menabrak saya juga ikut terjatuh,” katanya, kemarin.

Ketiganya terseret lebih kurang 15 meter. Galih mengalami luka-luka lecet di bagian tangan, kaki dan bibir. Aris juga demikian hanya mengalami luka ringan saja. Nahas bagi Aziz yang mengalami luka parah dibagian kepala. “Padahal korban (Aziz, red) tetangga saya cuma beda RT dan teman sejak kecil. Saya kurang tau mungkin dia ingin ke pabrik juga sama seperti saya karena posisi saya didepan dan ditabrak dari belakang,” imbuhnya.

Aris mengaku jika dirinya memang hendak menyalib dan sama-sama ingin berbelok memotong jalan. Tapi ia tidak mengetahui jika didepannya ada motor yang ditumpangi Galih yang juga ingin berbelok. “Saya kaget dan hilang kendali, akhirnya sama-sama jatuh,” akunya.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Dedi Kasyadi menerangkan jika korban Galih dan Aris hanya mengalami luka ringan saja. Sementara Aziz yang diboncengkan Aris mengalami liuka bagian kepala. “Terjadi pendarahan dibagian telinga kanan dan kiri keluar,” katanya.

Korban Aziz langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soewondo Kendal. Tapi karena lukanya yang parah, Aziz tidak bisa tertolong. “Korban Aziz meninggal saat dibawa ke RS,” tambahnya.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Kendal. petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah di tempat kejadian perkara (TKP) guna mendapatkan kronologi kecelakaan. Selain petugas juga sudah meminta keterangan dan sejumlah saksi serta dua korban yang selamat. (bud/fth)