UNGARAN – Kecelakaan karambol kembali terjadi di wilayah hukum Satuan Lalu Lintas Polres Semarang. Sebelumnya sebuah truk tronton mengalami rem blong di turunan Lemah Abang, Bergas, hingga menabrak 4 kendaraan yang menyebabkan satu orang tewas. Jumat (17/4) 11.30 kemarin giliran truk gandeng bernomor polisi E 9233 C bermuatan kayu triplek mengalami rem blong hingga menabrak 6 kendaraan yang berhenti di traffic light pertigaan Jalan Diponegoro dan jalan menuju alun-alun Lama Ungaran, Kabupaten Semarang. Akibatnya seorang pengendara sepeda motor Honda Vario K 3216 AR bernama Risang Adiyudha, 23, warga Singocandi RT 3 RW 2, Kudus tewas seketika setelah terlindas truk.

Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa tersebut berawal ketika truk gandeng bernomor polisi E 9233 C yang disopiri Nardo, 38, warga Banjar Kembar, RT 3 RW 6, Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas melaju dari arah Bawen menuju Ungaran. Truk tersebut berjalan dengan kecepatan rendah di Jalan Diponegoro yang kebetulan memang menurun. Sampai di pertigaan Pegadaian Ungaran atau sekitar 750 meter dari lokasi tabrakan, truk mulai mengalami kerusakan rem.

“Kemungkinan mulai dari pertigaan Pegadaian remnya sudah blong, truk itu jalannya mulai oleng. Saya lihat di depan lampu Bangjo menyala merah dan banyak kendaraan. Sehingga saya berusaha menyalip agar truk gandeng itu bisa nyundul bokong truk saya sehingga bisa berhenti. Tapi saya gagak, karena truk gandeng oleng ke kiri hingga menyerempet truk saya,” tutur pengemudi kontainer B 9065 QH, Budi, 35.

Setelah menyerempet truk container, truk gandeng tersebut melaju kencang ke arah traffic light alun-alun Lama yang kebetulan menyala merah sehingga banyak kendaraan yang berhenti. Sopir truk terus membunyikan klakson agar kendaraan di depannya segera menghindar. Tapi karena jarak yang terlalu dekat membuat sejumlah kendaraan sulit menghindar, apalagi ketika itu arus lalulintas sangat padat. Kemudian menabrak Avanza AB 1802 DN yang berhenti di traffic light hingga terdorong ke depan dan menghantam dua sepeda motor, Honda Blade H 2136 GQ dan Honda Revo H 3706 GI di depannya. Truk juga menabrak Jupiter H 3054 ES yang ditumpangi Sabar Santoso dan Honda Vario K 3216 AR yang ditumpangi Risang Adiyuda. Naas dialami Risang karena dia terjatuh ke kanan tepat di bawah truk gandeng hingga tubuh mahasiswa itu masuk roda truk dan terseret sejauh sekitar 25 meter. Akibatnya korban tewas seketika karena luka parah di tubuhnya.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang berhasil selamat, Sabar Santoso, 41, warga Jalan Ulin Selatan II no 74 Perumnas Banyumanik, Kota Semarang mengatakan, saat itu dirinya mengendarai Yamaha Jupiter H 3054 ES dari arah Bawen menuju Ungaran. Saat berhenti di pertigaan melihat dari spionnya ada truk yang melaju sangat kencang dan terus membunyikan klakson. Sabar cepat menghindar sekalipun dia beserta istrinya, Kurniati, 32, dan Argo Putro Santoso, 3,5, sempat terjatuh. Namun ketiganya tidak mengalami luka. Petugas Satlantas Polres Semarang, langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat tabrakan karambol. (tyo/zal)