SEMARANG – Minimarket Alfamart responsif terhadap regulasi Permendag No 6/2015 terkait larangan menjual minuman beralkohol (minol) terhitung 16 April 2015.

Corporate Communication GM Alfamart Nur Rachman mengatakan, penarikan minuman berlakohol di toko Alfamart sudah dilakukan secara bertahap secara nasional sejak awal bulan April ini.

“Terhitung sejak regulasi itu dikeluarkan pada Januari 2015, perusahaan sudah melakukan stop order ke semua supplier minuman beralkohol. Jadi selama tiga bulan hingga regulasi berlaku efektif, penjualan di toko hanya untuk menghabiskan stok,” kata Nur Rachman dalam rilis yang diterima Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (15/4).

Sejak awal pekan ini, semua jaringan toko Alfamart sudah tidak lagi menjual minuman beralkohol.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perdagangan mengeluarkan Permendag No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pelarangan Peredaran Minuman Beralkohol. Permendag ini berisi tentang larangan minimarket dan toko eceran menjual minuman beralkohol golongan A dengan kadar di bawah 5 persen, seperti Shandy, bir, Lager, Ale, bir hitam, Wine rendah alkohol dan minuman alkohol lokal daerah. (*/smu)