Parkir dan Pedagang Tepi Jalan Nasional Ditertibkan

79
SEBABKAN KEMACETAN : Kapolsek Ambarawa, AKP Mulyadi bersama anggotanya melakukan pengawasan dan penertiban di Jalan Jend Sudirman Ambarawa, kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBABKAN KEMACETAN : Kapolsek Ambarawa, AKP Mulyadi bersama anggotanya melakukan pengawasan dan penertiban di Jalan Jend Sudirman Ambarawa, kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBABKAN KEMACETAN : Kapolsek Ambarawa, AKP Mulyadi bersama anggotanya melakukan pengawasan dan penertiban di Jalan Jend Sudirman Ambarawa, kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

AMBARAWA-Parkir dan aktivitas pedagang pasar pagi di bahu jalan nasional Ambarawa-Magelang, tepatnya di Jalan Jendral Sudirman Ambarawa, ditertibkan petugas gabungan. Lantaran setiap hari menyebabkan kemacetan lalulintas di Kota Ambarawa.

Tim gabungan tersebut meliputi Polsek Ambarawa, Dishubkominfo Kabupaten Semarang dan petugas Kecamatan Ambarawa. Selain itu, didukung sejumlah elemen masyarakat termasuk LSM Kelompok Pelayanan Sosial (KPS) dan Komunitas Ambarawa
Kapolsek Ambarawa, AKP Mulyadi mengatakan bahwa selama ini arus lalulintas sepanjang Jalan Jendral Sudirman Ambarawa tepatnya mulai dari Swalayan Laris, depan Pasar Projo selalu macet. Tidak hanya disebabkan banyak orang berjualan dan parkir, tapi untuk ngetem angkutan umum.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi itu, sehingga kami bersama-sama melakukan penertiban untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi semua pihak. Baik pedagang, pembeli maupun pengguna jalan. Tanpa bantuan semua pihak, penertiban tersebut tidak akan berhasil,” tutur Mulyadi, Selasa (14/4) pagi kemarin disela-sela pengaturan lalulintas di depan pasar Projo Ambarawa.

Mulyadi menambahkan, kini pedagang pasar pagi ditata di lahan terminal bongkar muat barang dan halaman kantor LSM KPS (di depan Pasar Projo) serta di halaman parkir Pasar Projo. Selain itu, aktivitas bongkar muat ditempatkan di tempat khusus bersebelahan dengan pedagang. Dipasang pula rambu larangan berhenti dan parkir di sepanjang jalan tersebut.

Agar ketertiban dapat selalu terjaga, setiap hari ada petugas dari kepolisian yang berjaga untuk mengatur lalulintas. Langkah selanjutnya akan dilakukan pemasangan barier di depan kompleks ruko hingga Swalayan Laris Ambarawa. Tujuannya agar tidak ada crossing kendaraan bermotor yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kondisi arus lalulintas di Ambarawa saat ini sudah lancar, tidak terjadi kemacetan parah seperti yang biasanya terjadi. Anggota kami juga ditempatkan di sepanjang jalan tersebut. Angkutan umum maupun mobil tidak boleh ngetem, maupun parkir sepanjang 1 kilometer. Jika masih nekat akan ditilang, termasuk truk yang masuk Kota Ambarawa akan ditilang. Karena sudah jelas ada rambu larangan,” tandasnya.

Sementara itu, Winarto, 45, warga Ambarawa mengaku sangat mengapresiasi langkah yang diambil Polsek Ambarawa bersama jajaran Muspika Ambarawa. Sebab warga Ambarawa juga warga sekitar dan pengguna jalan sangat mendambakan Ambarawa bebas dari kemacetan lalulintas. Selama ini, jika lewat di Ambarawa arus lalulintasnya selalu macet.

“Dari pagi hingga malam selalu macet. Bahkan mau memasukkan mobil saja sulit seperti saat saya mau memasukan mobil ke kantor LSM KSP ini. Kemacetan terjadi karena banyak pelanggaran lalulintas. Bahu jalan digunakan untuk parkir, ngetem angkutan umum, serta untuk berjualan. Semoga ketertiban ini selalu terjaga,” kata Winarto.

Winarto juga meminta agar Pemkab Semarang segera melakukan penertiban pedagang yang menggunakan trotoar untuk berjualan. Seperti trotoar di sepanjang Jalan Jendral Sudirman Ambarawa penuh dengan pedagang hingga pejalan kaki sulit berjalan di trotoar. (tyo/ida)

Silakan beri komentar.