SEMARANG – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jawa Tengah melalui pintu masuk Bandara Adi Sumarmo dan Bandara Ahmad Yani mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng pada Februari 2015 tercatat sebanyak 1.440 kunjungan, naik dibandingkan Januari 2015 sebanyak 1.416 kunjungan, atau naik sebesar 1,69 persen.

Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Jam Jam Zamachsyari, secara rinci menyebutkan, jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk Bandara Adi Sumarmo Solo pada Februari 2015 mengalami kenaikan dibandingkan Januari 2015, yaitu dari 544 kunjungan menjadi 571 kunjungan. Sementara jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk Bandara Ahmad Yani pada Februari 2015 sebanyak 869 kunjungan, turun sebesar 0,34 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 872 kunjungan. Jumlah kunjungan wisman terbanyak berasal dari warga negara berkebangsaan Malaysia yaitu 300 kunjungan, disusul Singapura 255 kunjungan dan India 47 kunjungan.

Ketua Asosiasi perusahaan perjalanan wisata Indonesia (Asita) Jateng Joko Suratno mengakui, meski ada kenaikan, namun tidak terlalu signifikan. Minimnya kegiatan di Jawa Tengah menjadi salah satu faktornya. “Justru saat ini tren yang terjadi adalah masyarakat Jateng yang berwisata ke luar negeri,” ujarnya.

Hal tersebut tak terlepas dari banyaknya maskapai penerbangan maupun agen perjalanan wisata yang menggelar promo untuk menarik lebih banyak wisatawan baru. Baik untuk berwisata ke dalam maupun luar Jateng.

“Pasar Jateng sangat baik untuk bisnis perjalanan wisata, artinya semakin banyak masyarakat Jateng yang ingin melakukan perjalanan wisata baik ke luar daerah maupun luar negeri,” tandasnya. (dna/aro)