BAKAL MEMBAIK: Suasana toko Global Elektronik di Jalan MT Haryono No. 509 A Semarang, siap menyambut calon pembeli di kuartal kedua nanti. (IST)
BAKAL MEMBAIK:  Suasana toko Global Elektronik di Jalan MT Haryono No. 509 A Semarang, siap menyambut calon pembeli di kuartal kedua nanti. (IST)
BAKAL MEMBAIK: Suasana toko Global Elektronik di Jalan MT Haryono No. 509 A Semarang, siap menyambut calon pembeli di kuartal kedua nanti. (IST)

SEMARANG – Penjualan produk elektronik kuartal I tahun 2015 masih stagnan. Kondisi ini terjadi merata lantaran berbagai faktor ekonomi dan kenaikan harga-harga bahan kebutuhan. Lesunya pasar elektronik ini terjadi merata di pasar Indonesia mulai dari produsen sampai penjualan ritel

Namun diprediksi pada kuartal II nanti penjualan elektronik akan mengalami pertumbuhan seperti tahun-tahun sebelumnya. Apalagi tahun ini banyak peluncuran produk baru.

President Director PT. Midea Planet Indonesia Jakarta, Jino Sugianto, optimistis dengan semakin tumbuhnya perekonomian Indonesia. “Kita optimistis, bahkan Midea berencana membangun pabrik perakitan di Indonesia,” jelasnya.

Managing Director Superstore Global Elektronik Semarang Gouw Andy Siswanto menambahkan juga yakin penjualan elektronik pada kuartal II akan lebih baik dibandingkan kuartal I. “Pertumbuhannya sudah mulai terlihat sejak akhir bulan lalu,” tambahnya.

Dia mengaku beberapa produk yang sudah mulai mengalami peningkatan seperti AC, LED, dan kulkas. Untuk mengairahkan penjualan perangkat elektronik di Semarang, manajemen Superstore Global Elektronik aktif melakukan berbagai program penjualan, di antaranya membuka peluang pre-order atau inden, untuk beberapa produk premium. Selain itu juga melakukan promo-promo untuk menarik minat konsumen. “Bulan ini cuaca sudah mulai panas sehingga kami optimistis penjualan elektronik khususnya pendingin ruangan dan kulkas akan mengalami pertumbuhan yang lebih baik,” tandasnya. (den/smu)