REUNI: Mantan pemain PSIS Hendro Siswanto yang saat ini menjadi pemain andalan Arema, saat manjajal lapangan Jatidiri, kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
REUNI: Mantan pemain PSIS Hendro Siswanto yang saat ini menjadi pemain andalan Arema, saat manjajal lapangan Jatidiri, kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
REUNI: Mantan pemain PSIS Hendro Siswanto yang saat ini menjadi pemain andalan Arema, saat manjajal lapangan Jatidiri, kemarin. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS akan melakoni laga uji coba di Stadion Jatidiri Semarang malam (28/3) nanti. Tak tanggung-tanggung, lawan yang akan mereka hadapi nanti adalah salah satu tim kuat kontestan Indonesia Super League (ISL), Arema Cronus.

Pertandingan ini akan menjadi hiburan tersendiri bagi para pecinta sepak bola di Kota Semarang. Maklum, selama berkutat di kompetisi Divisi Utama selama bertahun-tahun, jarang ada tim elit yang mampir ke Jatidiri. Kedatangan di berjuluk Singo Edan tersebut, akan mengobati kerinduan para suporter PSIS yang ingin melihat timnya berhadapan dengan tim berkelas.

Laga melawan tim yang juga menjadi raja turnamen pra musim itu juga menjadi pembuktian bagi pasukan M Dofir, apakah benar-benar siap bertarung di kompetisi Divisi Utama bulan depan. M Dofir mengatakan, timnya telah siap dan akan tampil all out di hadapan publik mereka nanti malam. Berbagai persiapan teknis telah dia lakukan dalam kurun waktu selama sepekan ini untuk meredam Ahmad Bustomi dkk. “Persiapan sudah sangat matang, dan semua pemain sedang dalam kondisi on fire menghadapi Arema Cronus besok (hari ini, Red). Ya mudah-mudahan kami bisa tampil maksimal dan memberikan hasil yang terbaik,” terang Dofir.

Menghadapi tim sekelas Arema, Dofir tentu tak mau berspekluasi dan menyiapkan pemain-pemain terbaiknya. The winning team itu adalah kipper Ega Rizky, kuartet belakang Safrudin Tahar, Fauzan Fajri, M Arifin dan Welly Siagian. Kemudian di tengah, lima pemain gelandang yaitu Indra Setiawan, Edyanto, Ahmad Agung, M Yunus dan Bakori Andreas kemungkinan besar masih akan menjadi pilihan utama Dofir disusul bomber Hari Nur Yulianto yang akan berdiri sendirian di depan.

Yang bakal tambah menarik, petang nanti pelatih yang juga pernah berkostum PSIS itu juga bakal menurunkan legiun asing yang telah berkostum PSIS selama dua musim terakhir yaitu Ronald Fagundez dimana laga petang nanti juga bakal menjadi laga seremonial perpisahan gelandang asal Uruguay tersebut. “Kondisi Fagundez juga sudah siap main dia sudah bergabung latihan sejak Kamis (26/3) kemarin,” lanjut Dofir.

Sementara di kubu tim tamu, juru ramu Arema Cronus, Suharno ditemui dalam sesi uji coba lapangan Stadion Jatidiri Sore (27/3) kemarin mengakui timnya juga bakal turun dengan kekuatan penuh menghadapi tim Mahesa Jenar.

Sejumlah pemain pilar yang juga langganan Timnas seperti kiper Kurnia Meiga, Ahmad Bustomi, Arif Suyono maupun pemain yang pernah berkostum PSIS Hendro Siswanto bakal menjadi starting eleven timnya petang nanti. Selain itu, pelatih Asal Klaten tersebut juga mengatakan kemungkinan besar bomber naturalisasi mereka, Christian Gonzales juga bakal merapat di Stadion Jatidiri. Saat ini bomber berjuluk El Loco tersebut tengah bergabung bersama Timnas Senior. “Gonzales kemungkinan besar akan menyusul langsung dari Jakarta, sehingga dia bisa kami turunkan. Kami sudah komunikasi dengan Timnas, ya mudah-mudahan dia diijinkan untuk bergabung di uji coba kali ini, karena kami juga butuh striker. Namun yang jelas meski hanya uji coba kami akan tetap all-out dan tidak akan tampil mengecewakan di Semarang,” terang Suharno.

Hanya saja ditemui kemarin pihaknya sedikit mengeluhkan mengenai kondisi kerasnya lapangan Stadion Jatidiri,”Ya mudah-mudahan tidak ada yang cidera karena lapangan kondisinya sangat keras. Karena ISL semakin dekat kami berharap tidak ada pemain yang cidera di awal kompetisi besok,” sambungnya kemarin. (bas/smu)

PERKIRAAN PEMAIN:
PSIS: Ega Rizky (pg), Safrudin Tahar, Fauzan Fajri ©, M Arifin, Welly Siagian, Indra Setiawan, Edyanto, Ahmad Agung, M Yunus, Bakori Andreas, Hari Nur Yulianto.

AREMA: Kurnia Meiga (pg), Fabiano Beltrame, Purwaka Yudi, Suroso, Beny Wahyudi, Gilang Ginarsa, Ahmad Bustomi ©, Feri Aman Saragih, Hendro Siswanto, Arif Suyono, Samsul Arif.