ELEGAN: Mobil jenis SUV milik Mitsubishi, Outlander Sport, makin digemari masyarakat dilihat dari terus naikknya angka penjualan semenjak diluncurkan. (DOK/RASE)
ELEGAN: Mobil jenis SUV milik Mitsubishi, Outlander Sport, makin digemari masyarakat dilihat dari terus naikknya angka penjualan semenjak diluncurkan. (DOK/RASE)
ELEGAN: Mobil jenis SUV milik Mitsubishi, Outlander Sport, makin digemari masyarakat dilihat dari terus naikknya angka penjualan semenjak diluncurkan. (DOK/RASE)

SEMARANG – Mobil jenis sport utility vehicle (SUV) tampaknya kini terus diminati masyarakat Indonesia. Hal tersebut terlihat dari penjualan mobil Mitsubishi Outlander Sport di PT Bumen Redja Abadi salah satu authorized dealer Mitsubishi Motor di Semarang yang terus mengalami kenaikan.

Dian Sampurno Kuntorojati Sales Manager PT Bumen Redja Abadi, mengatakan, rata-rata kenaikan penjualan mobil Mitsubishi Outlander Sport di dealernya berkisar 10 persen. “Dari all produk yang dimiliki Mitsubishi Motor, Outlander Sport berhasil memberikan kontribusi penjualan sekitar 30 persen,” jelas Dian. Bahkan di bulan Februari ini, penjualan Outlander Sport di PT Bumen Redja Abadi bisa naik sekitar 16 persen dibandingkan penjualan bulan Januari lalu.

Selain itu, PT Bumen Redja Abadi juga mencetak prestasi yang membanggakan dengan berhasil menyumbang penjualan sebesar 12 persen terhadap omset penjualan Outlander Sport di Jawa Tengah, dari total 19 dealer Mitsubishi Motor yang ada di Jawa Tengah.

Sedangkan untuk target penjualan hingga akhir tahun 2015 mendatang, PT Bumen Redja Abadi menargetkan bisa menjual sebanyak 300 unit mobil Mitsubishi Outlander Sport. Untuk mencapai target tersebut, salah satu upaya yang dilakukan PT Bumen Redja Abadi adalah memberikan kemudahan pada proses pembelian produknya. “Mobil dengan segment middle up ini bisa dimiliki masyarakat dengan jalan kredit. Salah satu bank yang kami gandeng untuk pembiayaannya adalah BII,” jelas Dian.

Angky Kusuma Branch Manager BII Finance Semarang mengungkapkan, untuk kredit mobil dengan jasa dari BII Finance Semarang dapat dilakukan dengan kurun waktu 7 tahun dan bunga 0 persen. “Dari tahun ke tahun angka pembiayaan mobil yang telah kami lakukan jumlahnya meningkat sekitar 5 hingga 10 persen,” jelas Angky. Untuk jenis mobil yang dilayani BII Finance Semarang dalam bantuan pembiayaan 100 persen adalah mobil baru. “Untuk omset pembiayaan mobil yang sudah dilakukan BII Finance Semarang saat ini sudah mencapai angka sekitar Rp 15 miliar,” terangnya. (eny/smu)