28.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Hampir Tertipu, Tak Kapok dan Tetap Enjoy

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

JUALAN ONLINE : Nur Chaerudin, 33, dengan Model-Model Cantik miliknya jenis Bacan yang membuatnya kesengsem melakukan bisnis sampingan. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)
JUALAN ONLINE : Nur Chaerudin, 33, dengan Model-Model Cantik miliknya jenis Bacan yang membuatnya kesengsem melakukan bisnis sampingan. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)

Insting bisnis tak lepas dari kejelian membaca peluang. Di tengah tren batu akik atau batu mulia yang kini marak digunakan masyarakat berbagai golongan, Nur Chaerudin, 33, tidak larut sebagai penggembira. Bermula dari iseng, warga Kelurahan Bendang, Kota Pekalongan ini turut menjualnya hingga manca negara. Seperti apa?

FAIZ URHANUL HILAL, Pekalongan

PRIA berbadan gembul ketika disambangi di rumahnya oleh wartawan Koran ini, terlihat menata barang dagangannya di sebuah etalase kecil. Sembari duduk di hadapan laptop, Jaud -panggilan akrab Nur Chaerudin- mengaku mulai bergelut dengan bisnis batu mulia sejak akhir tahun 2014.

“Awalnya hanya iseng. Saya beli batu jenis Bacan dari Halmahera, lalu saya lempar ke pasaran lewat media sosial, ternyata laku,” kata dia.

Ternyata, lemparan iseng itu menuai antusiasme sejumlah teman, kenalan maupun koleganya. Kondisi itu semakin membuat pemilik kafe dan rumah makan itu semakin bersemangat. Pemuda berperangai santai itu akhirnya ketagihan memasarkan batu mulia. Beberapa pembeli dari luar kota, ada yang langsung mendatangi rumahnya.

“Ada yang datang langsung. Biasanya dari daerah dekat-dekat Pekalongan sampai ada yang dari Jakarta. Kalau luar negeri, biasanya saya kirim via pos,” ungkapnya.

Namun, dalam perjalanannya pria lajang itu hampir menjadi korban penipuan. Uang jutaan rupiah pun hampir saja melayang. Kala itu, ada seorang penjual batu mulia jenis Bacan. Karena tertarik, Jaud berniat membelinya setelah melalui kesepakatan harga. Namun pengalamannya di dunia bisnis membuatnya jeli. “Kalau nominal besar pasti saya cek. Saat itu alamatnya tertera Kabupaten Kota Surakarta, KTP-nya palsu. Padahal, waktu itu satu batu harganya Rp 5 juta,” kisahnya.

Meski begitu, kata pemuda asal Kota Pekalongan ini, munculnya beragam hambatan, harus dilalui dan harus dinikmati. Dengan begitu hal yang dilakukan pasti menyenangkan. Bisnis sampingan batu mulia menjadi sangat menggiurkan, terutama jika sudah menemukan tempat untuk belanja dan kemudian menjual kembali. Dari berbagai jenis batu mulia, Jaud lebih fokus ke satu jenis batu yakni Bacan. “Saya memang fokus ke Bacan,” jelasnya.

Saking kesengsemnya, ia menyebut batu-batu koleksinya dengan Model-Model Cantik. Memang layaknya seorang model, selain kualitas, batu-batu Bacan itu juga ditata seindah mungkin. Bahkan tak jarang diselipkan di antara dedaunan. Melalui lelang on line di jejaring sosial, model cantik milik Jaud pernah terjual hingga senilai Rp 15 juta. “Model-Model Cantik itu hanya sebutan saja. Karena memang masing-masing batu, punya sisi menarik,” tuturnya. (*/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -