Dua Pemuda Curi Tas di Masjid

130
Dua pelaku pencurian Andi Saputra dan Santoso dimintai keterangan Kasubag Humas AKP Zamroni di Mapolres Demak. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
 Dua pelaku pencurian Andi Saputra dan Santoso dimintai keterangan Kasubag Humas AKP Zamroni di Mapolres Demak. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

Dua pelaku pencurian Andi Saputra dan Santoso dimintai keterangan Kasubag Humas AKP Zamroni di Mapolres Demak. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ini bisa menjadi pelajaran bersama, agar tetap waspada di mana saja. Jangan sampai mengalami nasib apes seperti Sunarno, 38, warga Dukuh Semen Pojok, RT 6 RW 4, Desa Menur, Kecamatan Mranggen. Tas miliknya dicuri dua pemuda saat berjamaah Masjid Baitun Naim, Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen. Dengan sigap korban membatalkan solat dan langsung mengejar pelaku.

Beruntung, dengan bantuan warga, dua pelaku pencurian spesialis ini berhasil diamankan. Pelaku adalah Andi Saputra, 25, warga Dukuh Catak RT 3 RW 2, Desa Kebonagung, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang serta Santoso, 31, warga Gunungsari, RT 7 RW 9, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Semarang. Seleian mengamankan pelaku, diamankan sejumlah barang bukti berupa tas bahan kulit merek Polo Ryo warna coklat dan uang sebesar Rp 1,2 juta milik korban.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasubag Humas AKP Zamroni mengatakan, kejadian bermula ketika korban salat dzuhur berjamaah di Masjid Baitun Naim, Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, kemarin. Saat itu, salah satu tersangka, yakni Andi Saputra, pura-pura ikut salat jamaah dengan posisi dibelakang korban. Sedangkan, tersangka lainnya, Santoso menunggu diluar masjid. “Mereka ini sengaja ikut berpura-pura jamaah agar tidak dicurigai,” katanya.

Saat posisi sedang sujud, pelaku dengan secepat kilat mengambil tas milik korban yang berada disampingnya. Melihat aksi pelaku itu, korban terpaksa membatalkan salatnya. Dengan sigap, korban langsung mengejar pelaku yang melarikan diri keluar masjid. “Pelaku langsung lari, ketika melihat korban mengejarnya,” imbuhnya.

Korban terus melakukan pengejaran sambil berteriak keras. Warga yang mendengar teriakan itu akhirnya ramai-ramai mengejar dua pelaku tersebut. Karena panik, akhirnya dua pelaku berhasil diamankan warga. Beruntung, warga bisa menahan emosi dan menyerahkan ke Polsek Mranggen. “Dua pelaku ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambahnya. (hib/fth)